oleh

Tiga Inovasi Proyek Perubahan Resmi Dilaunching Bupati Sinjai 

-Daerah-108 Dilihat

PAPARAZZIINDO.COM – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa melaunching tiga inovasi yang merupakan proyek perubahan peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan II di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Sabtu (8/10/2022).

Tiga inovasi proyek perubahan yang diluncurkan, yakni, “SiBaNTuKi” (Sinjai Bersatu dan Terintegrasi Tanggulangi Kemiskinan). Lalu, Satu Digit Plus (Sinkronisasi dan Keterpaduan Mewujudkan Satu Data Terintegrasi Berbasis IT Pelaku Usaha), dan Management of Connection, Collaboration and Application for Quality of Education (Macca Qe).

Sibantuki merupakan Inovasi yang digagas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai Irwan Suaib. Aplikasi Sibantuki akan menampilkan data kemiskinan berdasarkan indikator yang telah ditentukan disertai dengan foto dan alamat atau titik koordinat rumah warga miskin.
Sehingga, ke depan perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dalam mengentaskan kemiskinan menggunakan data dalam Sibantuki.

Inovasi yang kedua adalah dikenal dengan nama Satu Digit Plus digagas oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sinjai Lukman Dahlan berupa Sistem Pendataan Terpadu, yang memanfaatkan aplikasi (Digital) dengan output pemetaan dan data base pelaku usaha.

Inovasi ini, memberikan kemudahan dan manfaat baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha maupun masyarakat untuk mengakses data yang telah terhimpun, sehingga menjadi media promosi produk bagi pelaku usaha. Termasuk memudahkan masyarakat untuk mencari pelaku usaha dan jenis usaha atau produk apa yang ingin dibeli.

Inovasi yang ketiga yakni Macca Qe yang diluncurkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa. Aplikasi sistem manajemen tata kelola berbasis android ini diluncurkan berkaitan dengan masalah-masalah di dunia pendidikan di Kabupaten Sinjai.

Dengan aplikasi tersebut masalah standar pendidikan dan kualitas pendidikan antar wilayah di Kabupaten Sinjai dapat diperoleh melalui aplikasi “Macca Qe”. Aplikasi ini akan menjadi satu-satunya data tentang pendidikan di Sinjai. Misalnya, data dapodik, data akreditasi, data sertifikasi dan data-data lainnya ditampilkan dalam aplikasi Macca Qe.

Dalam sambutannya, Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inovasi yang dilakukan oleh para peserta Diklat PIM II pada acara tersebut.
Tujuan dari inovasi ini adalah bagaimana untuk memberi suatu kemudahan pelayanan kepada masyarakat dengan mengikuti terhadap perkembangan teknologi, apalagi saat ini semuanya sudah mempunyai sistem Go-Digital.

“Jadi kami selalu mendorong seluruh OPD kedepan tidak ada lagi bahwa pelayanan-pelayanan itu dilakukan secara manual, karena ini akan menghambat kegiatan-kegiatan kita. Sehingga dengan aplikasi inilah yang memberi suatu dampak positif dengan adanya percepatan-percepatan terhadap pelayanan kepada masyarakat kita,”kata Bupati.

Adapaun manfaatnya sudah jelas terlihat dari ketiga proyek perubahan. Launcing ini diharapkan tidak hanya sebatas kepentingan reformer saja tetapi seluruh instansi terkait dapat menjadikan tanggungjawab untuk kepentingan masyarakat.

“Harapan kita inovasi-inovasi proyek perubahan yang dicanangkan oleh peserta Diklat ini bisa menjadi solusi persoalan-persoalan yang menjadi kendala hari seperti data warga miskin, data pelaku usaha, hingga masalah di sektor pendidikan. ”ungkapnya.

Terakhir, Bupati yang juga sebagai mentor proyek perubahan tersebut berharap agar inovasi ini dimaksimalkan dengan baik sebagai acuan Pemkab Sinjai dalam mengambil kebijakan serta dapat tersosialisasi dan diketahui oleh masyarakat hingga ke pelosok. (**)

Facebook Comments