oleh

Soal Penipuan Pajak, H. Sabirin : Oknum Bukan Pegawai Samsat Bulukumba

-News, Pemerintahan-2.266 views

Bulukumba, paparazziindo.com. Pihak Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Bulukumba menanggapi sorotan soal adanya oknum bernama Rivai yang disinyalir sebagai pegawai Samsat dan melakukan penipuan kepada masyarakat dengan modus menawarkan jasa pengurusan pajak STNK.

Ternyata, oknum Rivai bukan seorang pegawai Samsat, melainkan hanya berstatus sebagai tenaga Pekerja Harian Lepas (PHL) di Kantor Samsat Bulukumba saat itu dan bisa keluar kapan saja tanpa ada ikatan.

Hal ini terkuak setelah Kanit Regident Bulukumba, Ipda Arifin Nu’man membenarkan hal tersebut yang dikonfirmasi melalui via telepon, rabu (8/8/18).

“Memang benar sejumlah warga ditipu oleh oknum Rivai pada masa sebelum saya menjabat 1 mei 2018 sebagai Kanit Regident disini, bahkan salah satu keluarga anggota DPRD Bulukumba menjadi korbannya, STNK Mobil dan uang telah diserahkan kepada Rivai untuk diuruskan pajaknya, tapi hingga sekarang belum juga disetor ke loket Samsat untuk diproses. Alhasil data STNK nya belum kami terima,” katanya.

Arifin menambahkan, modus Rivai menjalankan aksinya pada masa itu dengan menawarkan jasa kepada orang yang hendak mengurus pajak STNKnya dipintu gerbang Kantor Samsat, rata-rata alamat STNK korban dari luar Bulukumba.

“Jadi oknum Rivai ini menerima STNK korban bukan di loket, tetapi didepan pintu gerbang Samsat atau di parkiran. Ini tentu bukan tanggung jawab kami, terkecuali kalau STNK itu diserahkan ke loket dan yang menerima petugas loket Samsat, itu tanggung jawab kami pak,” jelas Arifin

“Saya pernah mengeluarkan surat DPO untuk Rivai agar dicari setelah kami menerima keluhan beberapa warga yang telah ia tipu, tapi sampai saat ini rimbanya tidak jelas kemana,” tambahnya.

Ka. UPT Pendapatan Samsat Bulukumba, H. Sabirin Daud Nompo

Hal senada juga disampaikan Kepala UPT Pendapatan Samsat Bulukumba, H. Sabirin Daud Nompo. Melalui via teleponnya menuturkan jika oknum Rivai hanya seorang PHL saat itu yang tidak ada hubungannya dengan Bapenda Sulsel.

“Saya resmi menjabat disini bulan april 2018 dan sebelumnya oknum Rivai yang kami tahu menawarkan jasanya kepada orang yang hendak membayar pajak kendaraan diluar loket, tapi sejak saya masuk disini (Samsat red), ia sudah tidak ada, entah kemana sekarang. Kami juga tidak tahu-menahu, karena oknum Rivai ini memang bukan pegawai Samsat,” tutupnya. (Elang Suganda)

Editor/Ashari

Facebook Comments