oleh

Soal Penanganan Ilegal Fishing Di Sinjai, Butuh Kerjasama Seluruh Stakeholder

-Daerah, News-1.692 views

SINJAI, paparazziindo.com. Diduga maraknya terjadi penangkapan ikan yang menyalahi aturan, Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Sinjai menggelar rapat penanganan tindak pidana perairan di Kantor Sat Polairud Polres Sinjai, Senin (7/1/2019).

Rapat yang membahas khusus penanganan deskruktif fishing dan alat tangkap ikan yang dilarang berdasarkan UU Nomor 45 Tahun 2009 ini, turut diikuti Komandan Pos Lantamal IV Makassar yang diwakili Sertu Anwar berserta anggotanya, Kadis Kelautan Dan Perikanan Sinjai diwakili Amal, dan Kepala Kantor Cabang Dinas Provinsi Sulsel daerah Bosowasi diwakili Bapak Nur Hidayat.

“Penanganan ilegal fishing dibutuhkan kerjasama seluruh stakeholder yang berkompeten seperti Kepolisian, TNI AL, Dinas KP Provinsi maupun Kabupaten. Juga Kejaksaan dan Pengadilan agar hasilnya bisa maksimal,” ungkap AKP Armin Sukma, Kasat Polairud Sinjai.

Dalam pertemuan ini, disepakati beberapa point yang akan dilakukan secara bersama-sama, dan diharapkan dapat menekan kasus Illegal fishing di Kabupaten Sinjai

Ketika dikonfirmasi Paparazzi via whatsApp seputar hasil kesepakatan dari pertemuan tersebut, AKP Armin Sukma menuturkan bahwa soal teknis operasi untuk turun ke lapangan tidak bisa dibeberkannya.

“Maaf pak, mengenai hasil kesepakatan soal teknis operasi untuk turun ke lapangan, kita tidak bisa beberkan karena itu sama halnya membocorkan rencana yang akan kita lakukan untuk menangkap para oknum pelaku yang diduga memakai alat tangkap ikan (Trawl). Karena pengalaman kita selama ini di lapangan, setiap kita mau turun operasi, itu sudah bocor. Begitu pak,” tutupnya.

(Elang/Ash)

Facebook Comments