oleh

Soal Buruh Bangunan RSUD Sinjai Yang Jatuh Dari Lantai 3, Begini Kondisinya Sekarang

SINJAI, PAPARAZZIINDO.COM – Masih ingat berita soal buruh bangunan intial DP (28), yang nyaris tewas akibat terjatuh dari lantai 3, karena diduga lalai menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), pada saat bekerja di Proyek pembangunan Rawat Jalan (RSUD) Sinjai, Sulawesi Selatan, senilai Rp.17 Miliar, berapa waktu lalu, kini pembangunan tersebut telah rampung namun kondisi kesehatan DP belum sepenuhnya pulih seperti semula.

Saat itu menurut pelaksana PT. Harfiah Graha Perkasa, seperti diberitakan Media ini sebelumnya, Daniel menjelaskan, “Kejadian yang menimpa salah satu buruh bangunan rawat jalan yang jatuh dari lantai tiga, tengah mengecat pipa paralon pada bagian luar tidak menggunakan Safety Belt. Padahal kita sudah siapkan, namun buruh itu tidak memakainya, itulah yang kami sesalkan pak,”Ucapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Rawat Jalan RSUD Sinjai, dr Emmy yang di hubungi Paparazziindo.com, Via telepon WhatsApp, Minggu (7/2/2021), mengatakan,”Buruh itu sudah pulang ke Jawa dalam kondisi sudah agak baikan, bulan Januari 2021, tapi katanya tetap memakai Cervical Collar (alat penyangga leher atau tulang), itu informasi yang disampaikan pak Daniel ke saya pak (Pelaksana proyek).

Untuk lebih jelasnya, kita hubungi pak Daniel, karena saya tidak sempat ketemu sama buruh itu sebelum dia pulang ke Jawa dan sekarang ini saya dalam keadaan sakit Isolasi mandiri (Isman) terkomfirmasi positif Covid – 19,”Ucapnya menjelaskan.

Gambar ilustrasi, orang yang sedang memakai alat Cervical Collar (Penyangga leher atau tulang)

Sementara Daniel Pelaksana Proyek pembangunan gedung Rawat Jalan RSUD Sinjai, yang di hubungi terpisah Via telepon, menyampaikan,” Buruh Bangunan yang pernah jatuh dari lantai tiga itu pak, kondisinya sudah baikan dan telah diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit, tapi masih tetap memakai penyangga leher pak, sesuai petunjuk dokter,”Tuturnya dari balik telepon.

Lanjutnya, “Jadi buruh itu sekarang sudah pulang ke Jawa Tengah pak, pada awal bulan Januari 2021 ini, dalam kondisi baik tapi tetap memakai penyangga leher.

Sebelum pulang buruh itu sempat ke Sinjai dulu baru pulang pak dan mengenai biaya perawatannya hingga pulang ke Jawa, pihak Perusahaan kami yang menanggung semuanya pak,”Katanya.

Meski buruh DP selamat dari maut, namun saat ini kondisinya masih menggunakan alat penyangga leher (Cervical Collar).

(Elang)

Facebook Comments