oleh

Soal Air Asin, PDAM Sinjai Bendung Air Laut

-Daerah, News-1.919 views

SINJAI, paparazziindo.com. Mengatasi distribusi air asin yang belakangan ini menjadi sorotan warga, pihak PDAM Sinjai merampungkan pembuatan tanggul sementara sebagai penahan air laut masuk ke area penyedotan air baku.

“Kami sudah membendung sungai Tangka secara manual sepanjang 70 meter, lebar dan setinggi 3 meter dengan sirtu didalam karung. Pantauan terakhir sudah hampir rampung dan air asin tidak lagi masuk. Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi lagi sampai musim hujan,” ungkap Suratman, Dirut PDAM Sinjai saat jumpa pers di ruang kerjanya, jumat (12/10/18).

Dirut PDAM Sinjai saat jumpa pers dengan awak media. (foto : Elang/paparazzi)

Suratman menuturkan, kondisi ini setiap tahun terjadi saat memasuki musim kemarau, apalagi belum ada tanggul permanen dan dibenturkan dengan batas wilayah.

ā€¯Sebenarnya, persoalan ini sejak dulu sudah kami usulkan ke Dinas PSDA Sulsel untuk pembuatan bangunan permanen penahan air laut, bahkan sudah diukur dan disurvei, namun sampai sekarang belum terealisasi,” tutur mantan Kabag Keuangan ini dimasa H. Junaid sebagai Dirut PDAM Sinjai.

Lanjut ia beberkan, anggaran hibah yang diperoleh dari pusat tidak bisa dialihkan untuk membuat bendungan permanen, karena sasaran anggaran hibah hanya untuk sambungan rumah, sehingga menyalahi jika dialihkan peruntukannya.

“Jadi satu-satunya cara yang kami lakukan, yah dengan cara seperti ini, alhamdulillah upaya ini berhasil. Namun Insya Allah tahun 2019 nanti, pengoperasian mata air dari sungai Balangtieng akan beroperasi, sehingga distribusi air kepelanggan tidak lagi seperti sekarang yang ketika musim hujan datang, air PDAM keruh dan di musim kemarau air menjadi asin. Olehnya itu, kami berharap masyarakat bisa memahami atas kondisi PDAM saat ini, karena ini faktor alam yang tidak bisa dihindari, selain anggaran dari PSDA untuk membuat bendungan permanen belum juga terkucur,” tutupnya.

Terpisah, mantan Dirut PDAM Sinjai, H. Junaid yang ditemui usai sholat jumat di Masjid Agung menuturkan, persoalan air asin PDAM saat musim kemarau tiap tahun seperti saat ini memang sudah lama terjadi dan hanya ada satu cara, yakni membendung sementara, karena anggaran PDAM memang sangat terbatas untuk membuat bendungan secara permanen.

“Anggaran untuk itu sangat besar, jadi ini sudah terjadi sejak saya menjabat sebagai Dirut PDAM. Harapan kami sekarang, air sungai Balangtieng Sinjai Borong yang sejak dulu saya kerjakan, bisa segera difungsikan,” katanya.

(Ashari/Elang )

Facebook Comments