oleh

Ribut Soal Pinjaman Pemkab Sinjai 200 M Ke Pusat, Ka BPKAD : “Itu Langkah Yang Tepat”

-News, Pemerintahan-2.001 views

SINJAI, paparazziindo.com. Langkah Bupati Sinjai untuk melakukan pinjaman 200 Milyar ke Pemerintah Pusat dianggap sebagai hal yang tepat.

Kepala Bapenda Sinjai, Lukman Fattah saat ditemui di Kantin Kantor Bupati Lama. (foto : ashari/paparazzi)

“Dilihat dari jejak dari tahun ke tahun, tren PAD maupun pengelolaan keuangan daerah cukup baik dengan capaian WTP kemarin secara berturut-turut. Untuk itulah, Sinjai memenuhi syarat untuk melakukan pinjaman 200 M. Dalam artian mampu dan ini tidak melanggar,” ungkap Kepala BPKAD Sinjai, Hj. Ratna saat ditemui Media ini di ruangan kerjanya, Selasa (27/11/18).

Lanjut ia katakan bahwa hal tersebut tidak perlu diributkan karena telah di rapatkan sebelumnya dengan beberapa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD ) Sinjai, demi untuk kepentingan masyarakat Sinjai dalam memenuhi akses infrastruktur jalan dan jembatan.

“Jadi saya kira tidak ada masalah soal rencana Bupati meminjam 200 Milyar ke Pusat dan ini juga sudah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan. Mengenai pengembaliannya, tahun pertama yang dibayar hanya bunga saja dulu dan ini kebijakan Pusat sesuai aturan. Pembayaran bunganya per tahun, itu baru akan kami minta kan, kalau bisa 9 M per tahunnya kita bayar,” ucapnya.

Ketika ditanya berapa Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bagi Hasil Murni serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sinjai yang dikelola ?. Mantan Kepala Bappeda Sinjai ini membeberkan bahwa untuk jumlah total secara keseluruhan sebesar 1,3 Trilyun untuk tahun 2019.

“Sebenarnya Pusat menyetujui kita diberikan pinjaman melebihi 200 Milyar, tapi kami sepakat cukup 200 Milyar saja. Nantinya akan diserahkan pengelolaanya ke Dinas PUPR, untuk perbaikan jalan dan jembatan,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Bapenda Sinjai, Lukman Fattah yang mengelola Sumber PAD Sinjai dalam sektor penerimaan pajak mengatakan hal yang sama. Menurutnya, soal rencana Pemkab Sinjai utang 200 Milyar ke Pusat merupakan hal yang sangat patut didukung.

“Ini telah dipikirkan secara matang dan pertimbangan melalui rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD ). Ini untuk kepentingan masyarakat Sinjai pada akhirnya.┬áDengan melihat jumlah PAD dari sektor pajak yang ada pada masing-masing OPD,” pungkasnya.

(Ash/Elang)

Facebook Comments