oleh

Ratusan Kartu BST Di Sinjai Utara Rawan Disalahgunakan, Camat : Kami tetap Pantau Penerima

Camat Sinjai Utara Hj. A. Hariyani Rasyid, diapit Lurah Bongki Andi Akbar, Sekcam Sahwan, dan Kasi Kesra Kecamatan Sinjai Utara Rustam Ahmad. (Ashari/Paparazziindo.com).

SINJAI, Paparazziindo.com
Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap I dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Kantor Pos di Kabupaten Sinjai, hampir tuntas.

Kepala Kantor Pos Kabupaten Sinjai, H. Hamzah. (Ashari/Paparazziindo.com).

Namun dari ribuan penerima BST yang terdaftar dan memiliki Kartu atau Lembaran Barkode (Nama, Alamat, NIK) yang telah diserahkan Kantor Pos ke pihak desa/kelurahan tersebut, hingga kini masih ada tersisa atau belum tersalurkan.

Persoalan tersebut pasti akan menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak, karena dinilai rawan untuk disalahgunakan.

Dari penelusuran Paparazziindo dibeberapa kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara, Lembaran Barkode BST yang belum tersalurkan mencapai ratusan lembar, dikarenakan tidak sesuai sasaran.

“Memang betul, di Bongki masih ada yang tersisa sekitar 30-an. Belum kami serahkan ke pemiliknya, karena belum diketahui siapa orangnya sesuai yang tertera di Lembaran Barkode. Ada namanya cocok, tapi NIKnya berbeda di Barkode, ada sudah meninggal, dan juga sudah pindah,” ungkap Lurah Bongki, Andi Akbar yang ditemui di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (29/5/2020).

Tapi aparat kami, sambungnya, Kepala Lingkungan maupun Ketua RT/RW terus berupaya menemukan pemilik atau penerimanya tersebut.

“Di Lappa juga demikian ndi, kami terus mencari pemiliknya. Hingga kini belum ada permintaan dari Kantor Pos untuk ditarik kembali apabila tidak diketemukan pemilik BST tersebut, alhamdulillah masih ada kelonggaran waktu,” sambung Lurah Lappa, Andi Rifai Azis.

Senada disampaikan Lurah Balangnipa, Muh. Azharuddin. Setelah dirinya berkoordinasi dengan aparatnya sampai ke Ketua RT, masih menyisakan 60-an Lembaran Barkode BST yang belum diserahkan, karena pemiliknya tidak diketahui.

Menanggapi hal tersebut, Camat Sinjai Utara, Hj. A. Hariyani Rasyid mengaku terus memantau penyaluran BST. Terkait penerimanya yang tidak sesuai sasaran atau tidak ada pemiliknya, juga telah diketahuinya.

“Kalaupun nantinya Lembaran Barkode BST tersebut betul-betul tidak ada pemiliknya, kami akan koordinasikan ke Dinsos atau instansi terkait apakah bisa dialihkan ke penerima yang lain atau tidak. Ini hanya usulan sebagai langkah yang akan kita ambil, sambil menunggu arahan dari atasan,” jelasnya.

“Kan sayang juga kalau bantuan tersebut sudah diberikan dari pusat, tapi harus dikembalikan. Sejauh ini, juga belum ada permintaan dari pihak Kantor Pos untuk menariknya kembali,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Kantor Pos Sinjai, H. Hamzah yang ditemui di ruang kerjanya memberikan keterangan bahwa penyaluran BST Kemensos di Kabupaten Sinjai untuk tahap I hampir tuntas terlaksana.

“Penerima BST di Sinjai totalnya 7.000 KK lebih, itu yang kami terima dari pusat. Tiap penerima memperoleh Rp.600 Ribu tiap bulan selama tiga bulan. Lembaran Barkodenya telah kami serahkan ke pihak desa/kelurahan untuk dibagikan pada penerimanya. Terkait penerimanya yang belum ditemukan pemiliknya oleh desa/kelurahan, belum kami minta untuk ditarik,” ucapnya.

Bagi warga yang belum bisa mencairkan BSTnya, lanjut Hamzah, bisa diwakilkan, asalkan membawa KTP/KK dan Kartu penerima Bansos atau Surat Kuasa, sebab saat pencairan akan di foto lalu dikirim ke pusat.

“Jadi orang yang mau coba-coba, akan ketahuan. Saat pencairan kami juga teliti di lapangan, bisa saja Bapaknya tidak ada ditempat, tapi tetap kami cairkan atau berikan ke anaknya yang mewakili. Contoh kasus kemarin, kami tetap berikan ke anaknya, tapi tertera di Kartu adalah nama Bapaknya,” pungkasnya. (Ash)

 

Facebook Comments