oleh

Rapat Komisi II DPR RI Bersama Kemendagri, A. Mariattang Pertanyakan Progress e-KTP

-Nasional, News-1.797 views

JAKARTA, paparazziindo.com. Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri RI menggelar rapat Evaluasi Progress e-KTP.

Dalam rapat, anggota DPR RI Andi Mariattang mempertanyakan beberapa hal. Legislator yang berasal dari Dapil Sulsel II ini, mengaku telah melakukan pengecekan ke lapangan saat kunjungan Dapil baru-baru ini. Hasilnya, di daerah tertentu khususnya daerah pinggiran, masih banyak yang belum melakukan perekaman e-KTP.

“Saya adalah anggota DPR RI dari Sulawesi Selatan, temuan yang saya jumpai berdasarkan fakta di Sulsel. Masalah e-KTP masih banyak daerah yang belum melakukan perekaman, terutama daerah-daerah yang sulit terjangkau,” bebernya, Selasa (16/10/18).

Keterbatasan alat perekam dan minimnya tinta menjadi kendala utama yang dihadapi daerah yang sulit terjangkau.

“Kendalanya karena terbatas alat perekam, juga selalu kehabisan tinta. Entah ini terkait anggaran atau seperti apa,” sambungnya.

Sementara terkait DPT, pihaknya menuturkan bahwa KPU menjumpai masalah terkait kesediaan Capil saat dimintai hasil perekaman e-KTP.

“Ketika KPU meminta hasil perekaman e-KTP kepada Capil, ada yang langsung serahkan, namun ada juga yang tidak dengan alasan belum disinkronkan dengan server dari Kemendagri,” ucapnya.

Di forum yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengakui jika KPU masih mengalami kendala dari segi pendataan pemilih dan sarana prasarana untuk KPU sendiri

“Benar, masih ada kendala. Kantor KPU Kabupaten/Kota ada yang ngontrak, ada juga pinjam milik Pemda. Soal pendataan pemilih Sulteng yang lagi ngungsi di Makassar kendalanya karena disana masih darurat bencana,” terang Arief.

Sementara Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, anggaran tinta masuk pada Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Soal tinta, masuk Dana Alokasi Khusus, dianggarkan daerah. Jadi kalau dananya habis, bisa pinjam ke pusat dan harus bayar kembali,” imbuhnya.

(*Ash)

Facebook Comments