oleh

Proyek 1,7 M Taman Karampuang Sinjai Akan Diaudit BPK

-News, Pemerintahan-4.322 views

SINJAI, paparazziindo.com. Proyek pembangunan RTH Penataan Land Mark Kota Sinjai (Taman Karampuang) di Kelurahan Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan akan diperiksa BPK.

Hal ini dikatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Sinjai, Andi Asrul saat dikonfirmasi via whatsApp seputar masa kerja pelaksanaan proyek tersebut yang telah habis, Rabu (26/12/18).

“Kemarin sudah diserah terimakan atau Provosional Hand Over (PHO), dan sekarang sudah masuk masa pemeliharaan pak oleh Kontraktor selama 6 bulan, karena itu tanggung jawabnya, terhitung sejak terbitnya berita acara PHO,” kata Andi Asrul.

Ketika ditanya kapan pagar sengnya dibuka dan masa penggunaan Taman tersebut ?

“Pagarnya rencana dibuka setelah selesai diperiksa BPK pak, pemeriksaannya biasanya awal tahun pak. Insya Allah pagarnya akan dibuka secepatnya setelah selesai diaudit karena tanamannya juga belum tumbuh dengan baik didalam, takutnya nanti tanamannya rusak kalau cepat dibuka pagarnya,” tutupnya.

Salah satu tanaman yang kering didalam Taman Karampuang. (Foto : Elang/paparazzi)

Sementara Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong yang ditemui di Rumah Jabatannya mengatakan bahwa Taman Karampuang tersebut sudah menjadi perhatian Bupati.

“Taman Karampuang itu sudah menjadi perhatian bapak Bupati juga, tentang bagaimana model bangunan taman-tamannya didalam. Kami lihat tanaman yang ditanam itu sudah ada yang kering, apakah pelaksananya pakai tenaga ahli taman, karena belum apa-apa tanamannya sudah ada yang kering,” ucap Wabup saat dimintai tanggapan.

“Sejak 2 bulan terakhir ini, saya memang sudah pikirkan. Kedepannya nanti harus ada yang perhatikan pemeliharaan semua taman yang ada di Sinjai ini. Kalau memungkinkan akan kami upayakan membentuk tim yang khusus menangani masalah pertamanan di Kabupaten Sinjai. Saya sebagai Pemerintah Kabupaten berterima kasih pak atas segala masukan dan berita-beritanya yang membangun, tolong berikan kami selalu masukan,” tutupnya.

Diketahui, proyek Taman Karampuang yang dikerjakan CV. Al Husna ini menelan anggaran sebesar 1,7 Milyar lebih. Telah habis masa kontrak kerjanya sejak 6 Desember 2018 dan diperpanjang (Adendum) sampai 26 Desember 2018.

(Elang/Ash)

Facebook Comments