oleh

Program 100 Hari Kerja Bupati Sinjai “Bedah Rumah” Dinilai Tak Tepat Sasaran

-News, Pemerintahan-2.283 views

SINJAI, paparazziindo.com. Sebanyak 20 rumah tidak layak huni yang diusulkan Dinas Sosial untuk dibedah dalam program 100 hari kerja Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan gagal terealisasi di Tahun 2018.

Bedah atau renovasi rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu yang bersumber dari APBD 2018 tersebut gagal dilaksanakan karena adanya kesalahan tehnis kebijakan. Hal ini tentu dinilai tak tepat sasaran yang sejak awal telah direncanakan.

Kepala Bidang Kesejahteraan dan Bansos Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Ilhamuddin menjelaskan, proses penyelesaian bedah rumah yang diusulkan tahun ini dan menjadi program 100 hari kerja Bupati Sinjai berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Prosesnya berbeda, kali ini kami diupayakan untuk membelanjakan barang atau menanggungnya terlebih dahulu yang akan digunakan pada 20 rumah tersebut, setelah itu baru diproses pencairannya di keuangan daerah. Sementara kami di Dinas Sosial tidak menyanggupi itu, apalagi mana ada toko yang mau meminjamkan barangnya. Jadi kami rasa kebijakan kali ini agak ribet,” ungkap Ilham saat ditemui Media ini di ruangan kerjanya, Kamis (20/12/18).

Untuk sementara, kata Ilham, 20 rumah yang mau dibedah terpaksa ditunda dulu pengerjaannya tahun ini.

“Insya Allah nanti dikerjakan tahun depan, kita tunda dulu tahun ini. Mau diapa, tidak mungkin kita kerjakan kalau tidak ada dananya,” ucapnya.

Ketika ditanya besaran biaya bantuan bedah rumah tersebut ? Kabid yang akan pensiun tahun depan ini menuturkan, “15 juta/rumah, itu belum dipotong pajak,” terangnya.

Pantauan Media ini, Senin (24/12/18), Dinas Sosial Kabupaten Sinjai melakukan bedah rumah milik warga kurang mampu di Desa Lasiai Kecamatan Sinjai Timur.

“Iya benar bedah rumah itu dikerjakan oleh Dinas Sosial, tapi dananya itu bersumber dari APBN, dan ada 100 unit rumah yang kami bedah di Kabupaten Sinjai. Salah satunya ada di Desa Lasiai,” tutup Ilham dikonfirmasi Media ini via telepon.

(Elang/Ash)

Facebook Comments