oleh

Penerimaan Siswa Baru Di SMAN 9 Makassar Dikeluhkan Orang Tua Siswa, Ini Sebabnya

-News, Pendidikan-2.805 views

Makassar, paparazziindo.com. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 9 Makassar dengan sistem online dikeluhkan Orang Tua Siswa Baru

Pendaftaran yang dimulai sejak tanggal 9-12 juli 2018 dikeluhkan para Orang Tua Siswa lantaran Verifikasi Calon Siswa baru yang telah mendaftar membutuhkan waktu dua sampai tiga hari.

Said yang merupakan satu diantara Orang Tua Siswa, mengeluhkan cara penerimaan siswa baru ini dengan jalur Zonasi (jarak rumah ke sekolah)

“Kami sebagai orang tua calon siswa baru sangat lelah menunggu, giliran dipanggil setelah mendaftar harus verifikasi data lagi membenarkan berapa meter jarak dari rumah ke sekolah. Saya ini pak sudah tiga hari bolak balik ke sekolah untuk lakukan verifikasi data, kemarin saya datang nama saya belum juga dipanggil, bapak bisa lihat sendiri, semua orang tua ini, menunggu nama anak kami dipanggil,” keluhnya, sembari menunjuk sejumlah orang tua siswa yang tengah duduk bergerombol menunggu antrian panggilan di Halaman SMAN 9 Makassar, rabu (11/7/18)

Kepala SMAN 9 Makassar, Supardin Gading. (foto : Elang Suganda)

Sementara itu, Kepala SMAN 9 Makassar, Supardin Gading yang ditemui pada ruang kerjanya menuturkan jika PPDB tahun ajaran 2018/2019 ini, dari pihak sekolah hanya ikut aturan yang telah ditentukan Pemerintah, sesuai Permen nomor 14 tahun 2108 diperkuat dengan Pergub nomor 1802/VI/ 2018 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPDB Online Jenjang SMA Negeri, SMK Negeri dan SLB Negeri Provinsi Sulawesi Selatan TA 2018/2019

“Soal ada beberapa Orang Tua Siswa Baru yang mengeluhkan tata cara penerimaan ini karena lama menunggu antrian verifikasi data yang dipanggil satu persatu. Ya mau dia apa, aturannya sudah begitu, hal ini dimaksudkan agar setelah verifikasi data, tidak ada lagi Orang Tua Siswa Baru yang komplain soal zonasi, sebab sudah menandatangani surat pernyataan,” tutur Supardin

“Tak mengapa lambat memverifikasi data asalkan dibelakang hari tidak ada lagi Orang Tua Siswa yang permasalahkan soal jarak rumah ke sekolah melalui jalur Zonasi. Tahun ajaran ini kami menerima siswa baru sebanyak 420 orang dengan jumlah daya tampung ruang kelas belajar 12 kelas, adapun siswa yang tinggal kelas sebanyak 6 orang,” tambahnya. (Elang Suganda).

Editor : Ashari

Facebook Comments