oleh

Penerima PKH Di Sinjai Berkurang, Simak Penjelasan Kadis Sosial

Kepala Dinas Sosial Sinjai, H. Muhammad Irvan. (Ashari/Paparazziindo.com)

SINJAI, Paparazziindo.com — Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Sosial yang melabeli rumah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), memberikan dampak positif.

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa saat secara simbolis melabeli rumah penerima bantuan PKH di Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur. (Ashari/Paparazziindo.com)

Sebagaimana pasca pelabelan dengan cara penyemprotan dinding rumah beberapa bulan lalu sesuai Basis Data Terpadu (BDT), kini puluhan warga tersebut menolak dan meminta untuk dihapus pelabelannya.

“Alhamdulillah dari 8.000 Kepala Keluarga (KK) yang masuk dalam BDT sebagai penerima PKH, kini sudah berkurang sekitar 90 lebih KK. Alasannya mereka tidak mau lagi rumahnya disemprot, dikarenakan kehidupan perekonomian mereka saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya,” kata H. Muhammad Irvan, Kepala Dinas Sosial Sinjai kepada Paparazziindo.com saat bincang-bincang di Ruang Kerjanya beberapa hari lalu.

Semua ini, sambung Irvan, berkat perhatian pemerintah dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sinjai pada 2019.

“Insya Allah 2020 ini, penerima bantuan PKH sesuai BDT dari pusat akan berkurang lagi di Sinjai, sebab itu sudah menjadi visi misi Bupati Andi Seto dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini ‘Mensejahterakan Masyarakatnya dan Mengurangi Jumlah Kemiskinan’. Disinilah peran serta seluruh stakeholder perangkat OPD dalam merealisasikan segala program Pemkab,” jelas mantan Kepala BPKAD Sinjai ini.

“Pada kesempatan bincang-bincang ini, saya selaku Kadis Sosial beserta seluruh staf mengucapkan, Selamat Hari Jadi Sinjai ke-456, semoga Bumi Panrita Kitta yang kita cintai bersama ini akan semakin Jaya,” tutupnya. (Elang)

Facebook Comments

BACA BERITA LAINNYA :