oleh

Penerima BPUM di Sinjai Capai 42 Ribu Orang, La Baba : Datanya Diverifikasi di Pusat

PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Program Bantuan Presiden (Banpres) produktif atau Bantuan Produktif Usaha Mikro ( BPUM) sebesar Rp 2,4 juta kepada pelaku usaha mikro yang terkena dampak Pandemi Covid-19, rencananya akan kembali dilanjutkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop) tahun 2021.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai, La Baba Faisal saat ditemui di Kediamannya di Sinjai Minggu (28/03/2021).

“Iya, benar rencananya tahun 2021 ini, Pemerintah akan melanjutkan kembali Program Bantuan Presiden (Banpres) BPUM kepada pelaku usaha mikro yang terkena dampak Pandemi.

Hasil pertemuan kami baru-baru ini dengan Dinas Koperasi dan UMKM Propinsi Sulsel disampaikan bahwa program bantuan ini tetap dilanjutkan, namun kita masih menunggu jadwal penyalurannya dari pusat melalui Bank yang telah ditunjuk, sehingga Informasi penyalurannya kapan, kami belum mengetahui secara pasti,”Ujarnya.

Mengenai data penerima bantuan BPUM yang masuk ke Dinas Koperasi Sinjai, sudah ada sekitar 42 ribu lebih orang pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang masuk, dan itu sudah termasuk usulan dari lembaga lainnya, namunĀ  semuanya diverifikasi di tingkat Provinsi dan Pusat,”Jelasnya.

“Kalau akhir tahun 2020 lalu jumlah penerima BPUM di Sinjai capai 11 orang, namun tahun ini berbeda jumlah pendaftar penerima bantuan yang diusulkan, meningkat yakni mencapai 42 ribu orang lebih.

(Salah satu pelaku UKM, Amalia di Sinjai, berharap bantuan UKM segera cair. Foto : Pz)

“Ya, kita berharap tahun ini lebih banyak pelaku UKM yang menerima bantuan, sesuai usulan yang kita kirim ke Provinsi, sebab penentuannya berada di Pusat dan melalui verifikasi super ketat dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),”Tutur mantan Staf Ahli Bupati Sinjai ini.

Lanjut ditambahkannya, pada tahun 2020 lalu berdasarkan data jumlah penerima BPUM, Kabupaten Sinjai termasuk urutan kedua terbanyak penerima bantuan di Sulsel dan itu patut disyukuri atasĀ  perhatian Pemerintah terhadap pelaku UKM di Sinjai,”Tutupnya.

Sementara salah seorang pelaku UKM di di Sinjai, Amalia yang ditemui terpisah, mengatakan,”Alhamdulillah pak, kami sangat bersyukur kepada pemerintah, berkat bantuan yang kami dapatkan tahun lalu sebesar Rp, 2, 4 Juta, melalui pencarian di Bank BRI Sinjai, sangat membantu usaha kami ditengah Pandemi.

Semogal tahun ini bantuan tersebut bisa segera terealisasi, sehingga kami bisa bisa mempergunakannya untuk tambah modal usaha kami,”Ucapnya.

Diketahui, syarat untuk mendapatkan Banpres produktif ini, yaitu pengusaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan, mempunyai nomor induk kependudukan (NIK) sesuai KTP dan bukan berasal dari anggota aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, ataupun pegawai BUMN/BUMD.

(Elang)

Facebook Comments