oleh

Penerima BPNT Di Sinjai Dinilai Belum Tepat Sasaran

-News, Pemerintahan-2.492 views

SINJAI, paparazziindo.com. Sejak program bantuan Beras Sejahtera (Rastra) berganti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Oktober 2018 lalu, sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menilainya tidak tepat sasaran.

“Penerapan BPNT dinilai belum tepat sasaran karena data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kementerian Sosial ke Dinas Sosial Kabupaten tidak sesuai yang berhak menerima,” ungkap Muhlis Isma, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai saat ditemui Media ini di Kantornya di jalan Jenderal Sudirman, Kamis (20/12/18).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Muhlis Isma. (foto : Elang/paparazzi)

Lanjut ia katakan bahwa keluhan ini sering didapatkan melalui sejumlah Kepala Desa yang datang ke Kantornya.

“Mereka menyampaikan kalau ada warganya yang pantas menerima BPNT, tapi tidak terdata begitu juga sebaliknya. Tak perlu saya sebutkan Kepala Desanya ndi’,” ujar Muhlis.

Ketika ditanya mengenai langkah apa yang akan dilakukan soal data penerima BPNT ?

Muhlis yang juga menjabat sebagai Plt. Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kabupaten Sinjai menuturkan, “kami sementara ini melakukan perbaikan data. Setelah datanya rampung akan kita kirim ke pusat agar dilakukan perbaikan data ulang bagi KPM di Sinjai,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Sinjai, Ilham membeberkan bahwa jumlah data BPNT KPM di Kabupaten Sinjai sebanyak 13,291 Kepala Keluarga (KK).

“Sesuai data dari pusat, sebanyak 13,291 KK. Dimana 8.772 KK untuk Program Keluarga Harapan (PKH), selebihnnya non PKH 4,519 KK. Masing-masing per KK menerima 110 ribu perbulan yang diterima melalui Bank Mandiri,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bulog Sinjai, Abdul Asis mengungkapkan bahwa penyaluran Rastra berganti menjadi BPNT sejak oktober lalu. Penyaluran BNPT tidak melibatkan Bulog.

“Bulog tidak lagi dilibatkan dalam penyaluran Ranstra pak sejak oktober. Namanya berganti menjadi BPNT, jadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mencairkan melalui agen-agen branchess banking Bank Mandiri yang tersebar di Desa-Desa dan Kelurahan. Aktifitas kami juga tidak sesibuk seperti dulu,” pungkasnya.

(Elang/Ash)

Facebook Comments