oleh

Pemkab Sinjai Akan Bangun Jaringan Irigasi di Tellulimpoe, Herman : Anggarannya Rp. 4 Miliar Lebih

PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI, – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sinjai, Andi Seto dan Andi Kartini Ottong yang dilantik 26 September 2018 lalu, di Makassar, dalam Visi-Misi nya membangun Kabupaten Sinjai periode 2018 hingga 2023, berkomitmen terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri, berkeadilan dan religius melalui peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hal tersebut telah terbukti memasuki tahun Ke-tiga masa kepemimpinan Bupati dan Wabup Sinjai, telah banyak melakukan perubahan dalam peningkatan pembangunan infrastruktur jalan di Bumi Panrita Kitta Sinjai Sulawesi Selatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seperti halnya Tahun 2021 ini dalam waktu dekat masyarakat di Kecamatan Tellulimpoe akan menikmati jaringan irigasi, yang saat ini dalam proses tender untuk dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, melalui Dinas PUPR.

Ada tiga jaringan irigasi yang rencananya akan dibangun, ketiga jaringan irigasi tersebut tersebar di dua desa seperti irigasi Balang dan Tippulue Desa Kalobba serta irigasi Bikali yang terletak di Desa Saotengah.

Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Keciptakaryaan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sinjai, Herman mengatakan, rehabilitasi jaringan irigasi yang akan dikerjakan tahun ini di Kecamatan Tellulimpoe bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Sekarang sudah proses tender, bahkan sudah ada yang masuk tahapan masa sanggah”, kata Herman yang ditemui wartawan saat pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2022 di Kecamatan Sinjai Timur, Kamis (4/3/2021) lalu.

Lanjut Herman,” Total alokasi anggaran rehabilitasi jaringan irigasi tersebut, sebesar Rp, 4 miliar lebih.

Dengan rincian rehabilitasi jaringan irigasi Balang Rp972 juta lebih, dan irigasi Tippulue Rp1,62 Miliar serta rehabilitasi jaringan irigasi Bikali Desa Saotengah Rp1,58 miliar lebih,”Jelasnnya.

Selain itu, tahun ini juga akan dilakukan pembangunan SPAM jaringan perpipaan tematik penanggulangan kemiskinan Desa Kalobba 150 unit dengan anggaran Rp697 juta lebih.

“Total alokasi anggaran untuk rehabilitasi jaringan irigasi dan pembangunan SPAM jaringan perpipaan tematik penanggulangan kemiskinan Rp, 4,86 miliar lebih,”Ungkapnya.

Diharapkan pembangunan infrastruktur berupa jaringan irigasi ini nantinya bisa mendongkrak peningkatan produksi pangan secara signifikan di wilayah Tellulimpoe, sehingga diharapkan pula kesejahteraan masyarakat setempat bisa lebih meningkat lagi.

(Hms Kominfo/Red)

Facebook Comments