oleh

Memahami Kinerja PDAM Sinjai, Suratman : Peringkat 6 Dari 24 Kab/Kota “Kinerja Sehat”

-News, Pemerintahan-1.691 views

SINJAI, paparazziindo.com. Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sinjai dari tahun 2016 dinilai sehat dan memperoleh peringkat ke 6 dari 24 Kabupaten/Kota oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa saat mengunjungi SPAM PDAM Sinjai Borong, Rabu (7/11/18). (foto : Ashari/paparazzi)

Hal ini berdasarkan hasil evaluasi BPKP perwakilan Provinsi Sulsel. Dimana pada tahun 2016, total nilai kinerja 3,18 yang terdiri dari bobot kinerja Bidang Keuangan 0,76, Bidang Pelayanan 0,85, kinerja Bidang Operasi 1,02 dan kinerja Bidang SDM 0,56. Sehingga dinilai berkinerja sehat melampaui Kabupaten lainnya yang masih dalam Bobot penilaian kurang sehat dan sakit.

Sedangkan di Tahun 2017, BPKP dalam menindaklanjuti permintaan Presiden RI untuk mengaudit seluruh PDAM tingkat Kabupaten/Kota di Wilayah Sulsel, diperoleh hasil bobot kinerja tingkat kesehatan PDAM Sinjai mengalami peningkatan dari 3,18 menjadi 3,34.
Dibandingkan pada masa 2015 lalu, Hasil penilaian BPKP perwakilan Provinsi yang dinilai berdasarkan Badan Pendukung Penyelenggaran Sistim Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Dirjen PUPR didapatkan bobot 2,79 dan tergolong Kurang Sehat disebabkan Aspek Keuangan, Aspek Pelayanan dan Aspek Operasi yang belum memadai.

“Ini yang patut kita syukuri bersama, bahwa selama ini tingkat bobot kinerja PDAM Sinjai dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tentu berdasar hasil penilaian BPKP, bukan kami yang membuat atau mengada-ngada,” ucap Suratman, Dirut PDAM Sinjai saat ditemui Media ini di Kediamannya, Kamis malam (7/11/18).

Suratman mengaku dan berharap dalam setiap tahunnya akan terus melakukan perbaikan bobot kinerja secara keseluruhan, hingga PDAM Sinjai di tahun 2018 bisa berada pada peringkat lebih diatas.

“Meski kita akui hingga sampai saat ini kami belum bisa capai 100 persen dalam bobot Bidang Pelayanan, itu disebabkan karena Kondisi alam Sinjai. Dan sampai saat inipun belum ada PDAM di Sulsel yang mencapai 100 persen dalam pelayanan. saya kira semua instansi yang bersentuhan langsung kepada masyarakat dalam hal pelayanan publik, belum ada juga yang capai seratus persen untuk memberikan kepuasan Maksimal kepada masyarakat,” ungkap Suratman.

“Jadi yang kami harapkan disini. Marilah kita memahami kondisi dan kinerja PDAM Sinjai. Semoga dengan beroperasinya sumber air baku Balangtieng sistem gravitasi yang telah kami kunjungi bersama bapak Bupati Sinjai, diharapkan PDAM sudah bisa memberikan pelayanan distribusi air yang lebih baik lagi dan memberikan kontribusi PAD kepada daerah,” tutupnya.

(Elang Suganda)

Facebook Comments