oleh

Masih Soal Land Mark Kota Sinjai Lampunya Sebagian Tenaga Surya, Ada Apa?

-Daerah, News-2.725 views

SINJAI, paparazziindo.com. Setelah Miniatur Rumah Adat Karampuang pada Taman Karampuang (Land Mark Kota Sinjai) di Kelurahan Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan yang tidak sesuai RAB hingga di Adendum. Kini kembali disoroti publik.

Lampu taman dengan tenaga surya. (foto : Elang/paparazzi)
Lampu taman dengan sambungan PLN. (foto : Ashari/paparazzi)

Proyek yang menelan anggaran 1,7 Milyar lebih ini kembali disoroti lantaran Lampu Hias dan Lampu Sorot yang akan menerangi Taman Karampuang pada malam hari nantinya memakai tenaga surya, dan lainnya adalah sambungan PLN.

“Jika lampu yang digunakan Taman Karampung nantinya memakai sambungan PLN, sudah tentu akan menjadi beban dan membutuhkan anggaran baru lagi dari Pemkab. Jelas ada dibayarkan tiap bulan. Kalau memakai tenaga surya, maka pasti irit,” ungkap sumber yang tak mau disebutkan.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Land Mark Kota Sinjai/Taman Karampuang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, Andi Asrul mengungkapkan bahwa pemakaian sambungan lampu taman sudah sesuai RAB bersama dengan tiang-tiangnya.

“Mengenai lampu tamannya pak, sebagian ada yang memakai tenaga surya, dan lainnya lagi sambungan PLN. Seperti tiang lampu taman LED 50 Watt itu memakai sambungan PLN, dan lampu sorot ini sudah sesuai RABnya. Adapun jumlah lampu taman keseluruhannya sekitar kurang lebih 20 buah yang terdiri dari lampu sorot, dan lampu tiang taman,” ucap Andi Asrul melalui via whatsApp, Kamis (13/12/18).

Lanjut ia katakan bahwa terkait volume kerja proyek tersebut tak ada toleransi bila ada kekurangan dan siap diperiksa oleh BPK dan Inspektorat apabila ada yang keliru.

“Mengenai volume kerja pak, kami tidak akan toleransi jika ada kekurangan. Tidak usah khawatir, kami juga siap diperiksa BPK dan Inspektorat,” tegasnya.

Ketika ditanya berapa anggaran yang digunakan untuk lampu tenaga surya ?. Mantan Pegawai Dinas Tata Ruang Sinjai ini menuturkan “maaf pak di Makassar ka, lagi tugas luar. Jadi tidak saya bawaki kontraknya,” balasnya.

Taman Karampuang/Land Mark Kota Sinjai yang belum rampung. (foto : Ashari/paparazzi)

Pantauan Media ini di Taman Karampuang, Jumat (4/12/18). Terlihat ada sekitar 12 buah lampu taman yang berdiri dalam lokasi menggunakan sambungan PLN, dan lampu sorot 8 buah dengan merek Apollo 100 watt.

(Elang/Ash)

Facebook Comments