oleh

Lagi, Mahasiswa UIN Makassar Asal Sinjai Toreh Prestasi Bidang Pendidikan Di Kancah Nasional

-Nasional, News-4.110 views

SEMARANG, paparazziindo.com. Muammar, mahasiswa jurusan studi agama-agama Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar, kembali menorehkan prestasi setelah berhasil lolos sebagai peserta dalam kegiatan kepemudaan Future Leader Summit (FLS) 2018 yang berlangsung tanggal 8-9 September di Kota Semarang.

Muammar, putra pasangan Saudi Arsyah dan Hamnah ini menjadi satu-satunya perwakilan dari UIN Alauddin Makassar yang berhasil lolos pada Room Education FLS 2018, setelah memecahkan studi kasus dan ide mengenai pembuatan platform untuk kelas jarak jauh formal (SD, SMP, SMA) yang dapat diakses semua kalangan didukung softskill, karena platform dari kemdikbud baru untuk Pendidikan Kesetaraan semisal aplikasi di android.

“Menjadi peserta FLS adalah impian saya dan alhamdulillah saya terpilih pada Room Education yang merupakan Room dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 59 % dari total pendaftar. Ini tentu pengalaman berkesan, apalagi dapat bertemu dengan mahasiswa dari PTN favorit semisal ITB, IPB, UGM, UI dan sebagainya serta dapat bertukar ide dan gagasan dengan mereka mengenai kondisi pendidikan dimasing-masing daerah. Selanjutnya kita mendapatkan output ke masyarakat dikarenakan hasil dari pada konferensi akan langsung dikirim ke Kementerian. Mudah-mudahan bermanfaat,” ungkap Muammar lewat via whattshap, selasa (11/9/18)

Mahasiswa asal Kabupaten Sinjai ini berhasil menjadi salah satu peserta dari 240 orang yang lolos. Dengan jumlah pendaftar 4.464 dari seluruh Kampus terbaik se-Indonesia serta para aktivis kepemudaan.

Tahun ini, ada 5 orang yang lolos dari SulSel, yakni 4 dari Unhas dan Muammar sendiri dari UIN Alauddin Makassar.

Future Leader Summit 2018 adalah suatu kegiatan Konferensi Nasional Pemuda tahunan yang digagas oleh Nusantara Muda sejak tahun 2011 dan ditujukan untuk mengintegrasikan pemuda-pemuda Indonesia untuk memaksimalkan kontribusi sebagai rumusan program kerja untuk membangun Indonesia Emas 2045

Ada 6 Isu yang di bahas pada Konferensi tersebut, yakni Room Education, Urban Planning, Human Capital, Poverty, Entrepreneurship dan Digital. (Ash)

Facebook Comments