oleh

Kuota Seleksi CPNS dan PPPK di Sinjai Meningkat, BKPSDMA : Formasi PAI Nihil

PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Pemerintah pusat kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi 2021.

Ini merupakan kesempatan bagi putra-putri bangsa Indonesia.

Seperti halnya di Kabupaten Sinjai, kuota seleksi CPNS meningkat dari 115 menjadi 357, dengan rincian Tenaga kesehatan 152 untuk teknis 205. Sedang untuk seleksi PPPK kuotanya sebanyak 890.

Namun kendati kuota meningkat drastis, akan tetapi formasi untuk seleksi PPPK formasi Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak terakomodir atau nihil.

Hanya formasi guru kelas, Bahasa Indonesia, Bimbingan Konseling, penjasorkes, PPKN, Prakarya dan Kewirausahaan, Seni Budaya, dan guru TIK yang ada.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Sinjai, Lukman Mannan, yang dikonfirmasi Pewarta membenarkan informasi tersebut bahwa formasi PAI tidak terakomodir oleh pemerintah pusat.

Hal itu baru diketahui saat pihaknya menghadiri undangan pertemuan dengan Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Formasi guru agama memang ditiadakan karena kuota ini langsung dari kemendikbud. Jadi kita di daerah hanya menerima kuota dari program Kemendikbud 1 juta guru,”Ungkap Lukman Mannan ketika ditemui di Sinjai, Selasa (6/7/2021).

Kondisi tersebut lanjut Lukman, tidak hanya terjadi di Kabupaten Sinjai, akan tetapi ada tujuh daerah lainnya di Sulsel yang sama tidak mendapatkan kuota untuk formasi PAI.

Padahal CPNS dua tahun berturut-turut, Pemkab Sinjai selalu mendapatkan kuota formasi PAI, seperti tahun 2018 formasi 9 guru agama dan terakhir tahun 2019 itu sebanyak 28. Totalnya 37 formasi selama dua tahun.

“Memang ada yang dapat, ada yang tidak karena ternyata informasi yang kita dapatkan bahwa kuota guru agama untuk daerah yang dapat itu merupakan usulan dari CPNS, bukan usulan PPPK. Ada juga yang mengusulkan CPNS tetapi tidak diberikan, contohnya Pemkot Makassar,”Sambungnya.

Kendati demikian, mantan Sekwan Sinjai ini meminta para calon pelamar CPNS dan PPPK formasi PAI untuk bersabar, sebab pihaknya menegaskan akan tetap mengusulkan formasi pada seleksi di tahun berikutnya.

“Yang jelas kita akan tetap mengusulkan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan agar tetap mengusulkan formasi untuk guru agama.

Karena itu juga yang disampaikan oleh jawabannya surat dari Menpan per tanggal 25 November 2020. Silahkan diusulkan kembali PPPK sesuai dengan kebutuhan,”Ungkap Lukman membacakan jawaban Menpan atas surat yang dikirim BKPSDMA 16 Oktober 2020 lalu.

(*/Opi)

Facebook Comments