oleh

KRI Sat Lantas Polres Sinjai: Data Ranmor Akan Dihapus Apabila STNK 5 Tahun Tidak Diperpanjang 

-Daerah-367 Dilihat

PAPARAZZIINDO.COM – Wacana proses penghapusan data registerasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor (ranmor) yang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) selama 5 tahun mati atau tidak diperpanjang, kemudian 2 tahun berturut tidak bayar pajak lagi data ranmornya akan dihapus.

Hal itu disampaikan oleh Kanit Regident (KRI) Sat Lantas Polres Sinjai, IPDA Asdar di Sinjai saat ditemui Paparazziindo.com. Jumat (16/9/2022).

“Penghapusan data ranmor tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkuta Jalan,”jelasnya.

“Namun hal ini kita masih tahap sosialisasi dulu ke masyarakat bahwa ada aturan di Pasal 74 tentang itu, apabila STNK 5 Tahun tidak diurus atau diperpanjang, kemudian selama 2 tahun tidak dibayar pajaknya lagi, itu dapat dihapus datanya, jadi apabila data registerasinya sudah dihapus ranmor tersebut sudah termasuk kendaraan bodong,”ungkapnya.

“Namun sebelum data registerasi ranmor dihapus pemilik kendaraan akan dapat peringatan atau teguran sebanyak tiga kali. Teguran pertama 3 bulan, teguran kedua 2 bulan dan teguran ke tiga terakhir 1 bulan, kalau tetap tidak dibayar maka data kendaraan akan dihapus,”sambungnya.

Kendaraan yang data registerasinya sudah dihapus tidak bisa dikendarai legal di jalan sebab surat-suratnya tak bisa diurus lagi, untuk itu kita imbau agar masyarakat segera membayar pajak kendaraannya agar tidak terbaca bodong,”pesannya.

“Segera lakukan registerasi ulang kendaraan di kantor Samsat.

Selain itu pula, Asdar menyampaikan,”saat ini Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor kedua (BBNKB II) bebas biaya, kebijakan pemerintah ini untuk mempermudah masyarakat dalam balik nama pemilik kendaraan bermotor,” jelasnya.

Jadi yang dibebaskan BBNKB II saja, tetapi pajaknya untuk penerbitan STNK baru dan BPKB itu tetap dibayar,”tutup mantan Kanit Reskrim Polres Soppeng ini. (Pz)

Facebook Comments