oleh

Kisah Puang Colli Tinggal Di Rumah Kebun, Ini Penjelasan Lurah Bongki Sinjai

-GayaHidup, News-502 views

SINJAI, Paparazziindo.com — Puang Colli (60), warga Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, belakangan hari ini santer diberitakan.

Lurah Bongki, Andi Akbar (baju hitam) saat ditemui Paparazziindo.com di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. (Ashari/Paparazziindo.com).

Pasalnya, hidupnya yang sebatang kara di rumah tidak layak huni berdinding papan, beralaskan tanah, beratap terpal dan seng bekas bocor-bocor, seolah luput perhatian pemerintah dan rasakan manisnya bantuan ditengah Pandemi Covid-19.

Dituding tidak memberikan perhatian terhadap warganya, Lurah Bongki Andi Akbar, menampik hal tersebut. Kepada Paparazzindo, ia menjelaskan bahwa Puang Colli sebenarnya sejak lama menerima bantuan pemerintah. Hanya saja, bantuan yang diberikan melalui Puang Sakka, yang tiada lain adalah saudaranya.

Kartu Keluarga Puang Colli. Di KK ini, Puang Colli sebagai anggota keluarga, dimana Puang Sakka (saudara Colli) adalah kepala keluarga.

“Jadi begini ceritanya ndi, beberapa tahun lalu Puang Colli ini merantau ke Ambon, berselang setelah itu ia pulang ke Sinjai. Di Sinjai kemudian mengikut di KK saudaranya (Puang Sakka-red). Sementara Puang Sakka ini terdaftar sebagai penerima bantuan PKH, dan BPNT dari Dinas Sosial,” jelas A. Akbar saat ditemui di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (29/5/2020).

Rumah yang ditempati Puang Colli sekarang itu, lanjutnya Akbar, dulunya adalah rumah kebun.

“Info dari warga setempat, dulu Puang Colli ini sering bolak balik dari rumah saudaranya (Puang Sakka-red) ke rumah kebun itu. Namun karena jaraknya jauh, sehingga Puang Colli ini menetap di rumah kebun yang ia tempati sekarang. Jadi begitu ndi,” ungkapnya.

Selain menerima bantuan PKH, dan BPNT dari pemerintah, kata Akbar, baik Puang Sakka maupun Puang Colli ini kerap mendapat bantuan dari berbagai pihak, salah satunya terima bantuan sembako dari Bapak Kapolres baru-baru ini.

Disinggung masalah upaya pemerintah setempat terkait penghidupan Puang Colli kedepan?.

“Alhamdulillah tadi pagi, kami sudah menguruskan KK tersendiri bagi Puang Colli. Kami usulkan kedepan dapat bantuan bedah rumah, PKH, dan BPNT. Selain itu juga, kami telah membuatkan lemari pakaian di bengkel maubel dan tempat beras. Secepatnya akan kita serahkan. Sekedar diketahui pula bahwa Puang Colli ini statusnya belum menikah, otomatis tidak punya anak atau keturunan,” tutupnya.

(Ash)

Facebook Comments