oleh

Kasat Reskrim: Tidak Ada Tempat Bagi Pelaku Kejahatan (DPO) Bersembunyi di Wilkum Polres Selayar

-News-122 Dilihat

PAPARAZZIINDO.COM – Tersangka Kasus pembunuhan yang masuk Daptar Pencarian Orang (DPO) Polres Bantaeng sejak oktober 2021 lalu, kini diamankan oleh satuan Reskrim Polres Selayar.

Penangkapan DPO seorang lelaki berinsial HN (35) dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, Iptu Acang Suryana, SH bersama Kanit Jatanras Bripka Rahmat Wadi, Bhabinkamtibmas Desa Tarupa, Brigpol Zico Yehuda, di Dusun Kayu Panda Desa Binanga Sombaiya, Kabupaten Kepulauan Selayar. Senin (23/05/2022), sekira 03:00 wita.

Penangkapan DPO Polres Bantaeng, HN, dilakukan berdasarkan koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Bantaeng, setelah penyidik Polres Bantaeng menetapkan HN sebagai DPO atas dugaan telah melanggar Pasal 338 atau 351 KUHP ayat 3 tentang pembunuhan dan atau penganiayaan berat yang menyebabkan meinggalnya lelaki BK (48) seorang petani warga kampung Darussalam, Desa Tombolo Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng,”ujar Kasat Reskrim Polres Selayar, Iptu Acang kepada Paparazziindo.com via WhatSapp. Rabu (25/05/2022).

“Saat dilakukan penangkapan terduga pelaku sempat melakukan perlawanan, namun akhirnya berhasil ditangkap,”ujarnya.

Usai dilakukan penangkapan terduga pelaku saat diinterogasi petugas, mengakui perbuatannya telah melakukan penikaman terhadap seseorang pada Oktober 2021 lalu, hingga korban meninggal dunia.

Setelah melakukan aksinya pelaku melarikan diri ke Kubaena Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara dan tinggal selama sebulan.

Setelah itu pindah ke Selayar pada awal Desember 2021, menetap di Pulau Tarupa bekerja sebagai nelayan.

Kemudian pelaku berkunjung ke Desa Binanga Sombaiya, namun apes keberadaannya diketahui oleh petugas, hingga akhirnya kami bentuk tim dan menangkap pelaku,”beber Iptu Acang.

Berdasarkan catatan Kepolisian terduga pelaku diketahui pula adalah residivis Kasus Curanmor antar Kabupaten.

Korban yang ditikamnnya hingga menyebabkan meninggal dunia adalah salah seorang saksi kasus curanmor yang mengakibatkan pelaku sebelumnya masuk penjara,”ungkap Kasat Reskrim Polres Selayar.

Saat ini terduga pelaku telah dibawa oleh Satuan Reskrim Polres Bantaeng kemarin, untuk proses lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya. Setelah sebelumnya sempat diamankan di Mapolres Selayar.

Kami di Jajaran Polres Kepulauan Selayar menegaskan,”Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan (DPO) untuk bersembunyi di wilayah hukum (Wilkum) Polres Selayar,”tutup Iptu Acang. (Zainul).

Facebook Comments