oleh

Kapolres Sinjai ON AIR di Radio Suara Bersatu FM, Ajak Masyarakat Cegah Paham Radikalisme

PAPARAZZIINDO.COM.SINJAI – Menyikapi aksi teror yang terjadi di Mabes Polri, Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan. S.Ik.M.Si, ON AIR (Mengudara) di Siaran Radio Pemerintah Suara Bersatu FM, menyapa pendengar radio suara bersatu, memberikan imbauan Kamtibmas dan mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sinjai untuk bersama-sama mencegah paham Radikalisme, bertempat di Diskominfo Pemkab Sinjai, Kamis (01/4/2021).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan Kapolres Sinjai untuk memberikan pesan kamtibmas dan mengajak warga masyarakat Kabupaten Sinjai untuk menciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah hukumnya, salah satunya mengantisipasi paham radikal dan mencegah tindakan teroris.

Kapolres Sinjai menyampaikan kepada seluruh masyarakat pendengar Kabupaten Sinjai dimana pun berada agar bersama- sama dengan Polri untuk menciptakan situasi yang aman kondusif di wilayah Kabupaten Sinjai dan mengharapkan peran serta seluruh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan S.Ik.,M.Si juga menyampaikan terkait kejadian aksi teror diMabes Polri kemarin sore (31/3), olehnya itu, Kapolres Sinjai mengajak seluruh masyarakat agar tetap tenang dan bersatu serta bersinergi menjaga keamanan. “Mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama untuk bersinergi menjaga kamtibmas”. Ucapnya.

Selain itu, Kapolres Sinjai mengajak untuk bersama- sama mencegah paham radikalisme, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan jangan sampai ada warga masyarakat yang terpapar paham radikalisme. Olehnya itu mengajak ormas-ormas dan para tokoh masyarakat, tokoh agama untuk bersama-sama mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme di wilayahnya demi menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan bangsa.

“Dalam menyikapi dan menindaklanjuti paham radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman nyata yang dapat berimplikasi pada dinamika di suatu negara, serta dampaknya mampu menciptakan rasa tidak aman pada masyarakat luas. Siapa saja dapat terpengaruh paham radikal dan intoleransi, tidak hanya golongan tertentu saja, melainkan pengaruh tersebut tidak memandang umur, pekerjaan dan status sosial,”Tandasnya.

Kapolres Sinjai sangat mengharapkan partisipasi masyarakat, untuk menciptakan situasi yang aman kondusif di wilayah Kabupaten Sinjai.

(Elang)

Facebook Comments