oleh

Kadis LHK Sinjai “Semprot” Direksi PT. Mandiri Pratama Putra Soal Pengelolaan Sampah Di BTN Lappa Mas

PAPARAZZIINDO.COM.SINJAI – Ekspose rencana pembangunan perumahan BTN bersubsidi di Jalan Samratulangi Lingkungan Tokinjong, Kelurahan Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara, yang dilakukan oleh pihak Pengembang (Developer) yang dilaksanakan PT. Mandiri Pratama Putra, di Salah satu rumah makan di Sinjai, Rabu kemarin (24/3/2021).

Melibatkan Dinas terkait antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan), PUPR, DLLAJ, PMPTSP, Bapenda Sinjai dan Direksi PT. Mandiri Pratama Putra.

Dalam Ekspose tersebut Amdal lingkungan hidup terkait pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi perhatian khusus Dinas LHK Sinjai.

Kepala Dinas LHK Sinjai, Ramlan Hamid yang didampingi Sekretarisnya Andi Ikbal, pada kegiatan Ekspose tersebut lagi-lagi mempertegas kepada pihak Pengembang Perumahan PT. Mandiri Pratama Putra terkait pengelolaan sampah di BTN Lappa Mas yang sampai saat ini masih menjadi permasalahan di BTN.

“Kami minta kepada pihak pengelola atau Pengembang sebelum izin rekomendasi Amdal lingkungannya dikeluarkan, hendaknya memperhatikan Dokumen pengelolaan sampahnya,”Ujarnya.

“Jangan hanya mengatakan sanggup pada awalnya namun pada kenyataannya Pelaksanaan dilapangan tidak demikian dalam hal pengelolaan sampah masyarakat di Perumahan.

Apalagi rencana pembangunan perumahan BTN yang akan dibangun di Lingkungan Tokinjong, masuk dalam kawasan Kota Sinjai, “Semprot” Kadis LHK kepada pihak Direksi PT. Mandiri Pratama Putra dengan tegas.

(H.Haris Direksi PT. Mandiri Pratama Putra, saat memberikan penjelasan terkait pengelolaan sampah di BTN Lappa Mas 1, pada Acara Ekspose Perumahan. Foto : Pz)

Seperti halnya yang terjadi di Perumahan BTN Lappa Mas 1 permasalahan sampah sampai saat ini masih sering diributkan oleh masyarakat BTN, disebabkan pihak pengembang PT. Mandiri Pratama Putra tidak memperhatikan dan megelola sampah dengan betul.

“Untuk itu kami harap agar rencana pembangunan perumahan BTN di lingkungan Tokinjong oleh pihak PT. Mandiri Pratama Putra agar benar-benar memperhatikan Dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pemantauan Lingkungan Hidup, Amdal lingkungannya sebelum dikeluarkan izin rekomendasinya,”Tandasnya.

Sementara pihak Direksi PT. Mandiri Pratama Putra, H. Haris mengatakan, mengenai pengelolaan sampah di Lappa Mas 1, menurutnya bukan lagi menjadi tanggung jawab Pengembang karena sebagian BTN di Lappa Mas 1 sudah diserahkan ke Pemda pengelolaannya.

H.Haris yang ditemui Paparazziindo.com usai Ekspose di Rumah makan tersebut, mempertegas, “Dari 900an unit lebih rumah di BTN Lappa Mas 1, kami sudah serahkan ke Pemkab pengelolaannya sekitar 700 unit lebih, untuk saat ini sisa sekitar 300an yang belum diserahkan ke Pemda.

“Jadi sebenarnya mengenai pengelolaan sampah di BTN Lappa Mas 1 sudah bukan lagi tanggung jawab pihak pengembang, karena pengelolaannya sebagian Blok kami sudah serahkan ke Pemda termasuk Blok J,”ucapnya.

(Elang)

Facebook Comments