oleh

Kabid Humas Polda Sulsel : Kasus Pembongkaran 7 Makam Jenazah Covid 19, Polisi Tetapkan 14 TSK

PAPARAZZIINDO.COM. MAKASSAR – Kasus pembongkaran pemakaman jenazah Covid-19 seperti diberitakan sebelumnya yang terjadi di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Polisi menetapkan 14 orang sebagai tersangka kasus yang diduga membongkar makam dan mengambil jenazah pasien Covid-19 di pemakaman Covid-19.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan mengatakan,”Empat belas orang yang ditetapkan tersangka berinisial NU (52), AP(31), AA(28), AP (30), LB (52), AR (26), RA (46), AR(25, MA (58), SU (3), IL (24), TA (3), dan AW (28).

Mereka ditangkap dengan dugaan Tindak pidana Menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil dan pelanggaran Karangtina kesehatan,”Terangnya.

Lanjut dikatakan Zulpan,” Pengungkapan tersangka tersebut dilakukan Satuan Reskrim Polres Parepare setelah bersinergi dengan satgas Covid 19 kota Pare-Pare, Pihak Rumah sakit serta Dinas Sosial dan Dinas Lingkungan kota Parepare.

Setelah dilakukan pengecakan bersama terkait adanya 7 (tujuh) makam yang kondisinya 4 (empat) makam ditemukan terbongkar dan jenazah telah hilang dan 3 (tiga) makam ditemukan bahwa tanah makam tersebut amblas.

Selain itu Kabid Humas menjelaskan,”Aparat Polres Parepare, mengungkap juga fakta bahwa tujuh makam yang dibongkar tersebut, jenazahnya dipindahkan ke 2 lokasi yang berbeda yaitu, 4 Jenazah di perkuburan Sari Minyak di Kel. Lompoe Kec. Bacukiki Kota pare-pare dan 3 Jenazah di pekuburan Abbesoangge Kec.Suppa Kab.Pinrang,”Bebernya.

“Jadi saat ini aparat Polres Pare-Pare menetapkan 14 tersangka, dari hasil penyeidikan adanya 7 (tujuh) makam yang kondisinya, 4 (empat) makam ditemukan terbongkar dan jenazah telah hilang dan 3 (tiga) makam ditemukan, bahwa tanah makam tersebut amblas.

Pengungkapan kasus ini merupakan kerjasama dengan Satgas Covid 19, Pihak Rumah Sakit dan dinas terkait,”Jelas Kabid Humas, di Ruang Kerjanya Selasa (16/03/2021)

Dikatakannya lagi , dalam kasus ini, Sat reskrim Polres Parepare mendapatkan juga barang bukti 3 Lembar Palstik pembungkus jenazah Bagian luar, satu buah Kayu Nisan, 3 lembar Terpal Plastik, 2 buah Skop, dan 1 buah Cangkul, serta 1 (satu) buah Linggis,”Tuturnya.

Kabid Humas, menambahkan,”Para Tersangka (TSK) disangkakan melanggar pasal 180 KUHP dengan ancaman 1 tahun, 4 bulan penjara dan pasal 93 UU RI No 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan ancaman 1 tahun penjara,”Tutupnya. (Hms Polda Sulsel/Red)

Editor : Elang

Facebook Comments