oleh

Jalan Terbengkalai, Warga Perumahan Balda Sakinah Terancam “Menderita ISPA”

-Daerah, News-1.815 views

GOWA, paparazziindo.com. Sejumlah warga kompleks Perumahan Balda Sakinah Sungguminasa Gowa, merasa resah dan terancam Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Sabtu (3/11/18).

Pasalnya, jalanan Perumahan Balda Sakinah yang dikerjakan pihak developer tanpa pengaspalan sejak beberapa bulan lalu, dibiarkan terbengkalai begitu saja. Akibatnya warga setempat terpaksa harus menghirup debu jalanan tiap hari.

Ani, warga setempat yang dijumpai Media ini menuturkan keresahannya dan rasa kesalnya kepada pihak developer.

“Kami sebagai warga sangat resah pak, masalahnya setiap hari warga disini, mau tidak mau sabang hari pasti menghirup debu dari jalanan yang terbengakalai ini. jalan ini hanya disiram tiap pagi oleh pihak pekerja jalan, setelah jalan kering, kami kembali menghirup debu jalanan. Kami sebagai warga khawatir akan ancaman ISPA terhadap anak-anak kami pak,” kesal Ani.

Lanjut ia resahkan, dirinya tidak mengerti kenapa jalanan tersebut dibiarkan “terbengkalai” dan belum diaspal, padahal sudah berbulan-bulan diratakan dengan sirtu.

“Ini kan masih tanggung jawab developer perumahan dan hak kami sebagai warga di perumahan untuk mendapatkan fasilitas jalan yang memadai,” ketusnya, sembari menunjuk jalan depan rumahnya yang terbengkalai.

Hal sama diungkapkan Semi warga Balda Sakinah, dirinya mengaku sangat cemas atas penyakit yang akan timbul akibat debu jalanan tersebut. Walaupun jalanan disiram, siangnya hari tetap kering dan debu kembali berhamburan saat kendaraan melintas.

“Kemarin saya bawa anak saya chek up karena dadanya sesak. Kami cemas pak, anak kami akan menderita ISPA, apalagi anak saya ini alergi debu. Pak, kami sangat berharap agar pihak developer perumahan ini segera menyelesaikan jalannya, kalau memang ini masih tanggung jawabnya, ┬ájangan menunggu ada korban baru diaspal, ” pintanya.

Hingga berita ini dimuat, jalan tersebut belum juga diaspal dan pihak Developer Perumahan Balda Sakinah belum sempat ditemui.

(Elang Suganda)

Facebook Comments