oleh

Inspiratif, Kisah Anak PNS Yang Mengabdi Jadi Petani

-GayaHidup, News-1.983 views

Sinjai, paparazziindo.com. Aku dibesarkan dalam keluarga sederhana. Ayahku seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aku bersama adik dan kakakku tumbuh dan sekolah dari gaji yang diterima ayahku tiap bulan, namun tak sekalipun beliau mengajakku rekreasi dihari libur. Beliau hanya mengajakku ke kebun yang ia beli dari gaji yang ia sisihkan untuk ditabung.

Bapak berpesan padaku bahwa bertani itu susah karena butuh tenaga yang banyak, karena itu, ia ingin agar aku sekolah hingga jadi PNS seperti dirinya, tetapi takdir berkata lain

Di bangku kuliah aku dipertemukan dengan seseorang yang kurus berkulit hitam yang mengajarkanku tentang kemerdekaan, berpikir dengan filsafat dan melawan penindasan.

Seseorang inilah yang membuatku kukuh untuk bertani, karena dengan bertani aku bisa merasa merdeka. Tentu saja ayahku sangat marah, hingga waktupun berlalu sampai aku bisa berdiri dihadapan warga.

Duduk bersama Pemerintah, barulah kemarahan ayahku reda. Saat aku dipertemukan kembali dengan seseorang itu, lalu kuceritakan bahwa aku ingin bertani, karena dengan bertani aku bisa merasa merdeka, namun seseorang itu berkata padaku “Dengan bertani kamu bisa merasa merdeka namun takkan membebaskanmu dari tekanan borjuasi dan kapitalisme”, sebab kaum borjuislah yang mengedalikan pasar saat ini. Sedangkan kapitalisme dengan wataknya yang bersifat ekspansi, eksploitasi dan akumulasi.

“Tapi, teruslah berdialektika hingga kamu punya pijakan agar tak mudah ditekan oleh mereka,” pesan sang motivator. Sinjai, 19 Juli 2018

Penulis : Bison Fajar (Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Muhammadiyah Sinjai

Editor : Ashari

Facebook Comments