oleh

Infrastruktur Jalan-Jembatan di Kecamatan Pulau IX Butuh Perhatian Serius Pemkab Sinjai

Infrastruktur jalan dengan kondisi rusak, yang dilalui anak sekolah di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Pulau IX, Kabupaten Sinjai, Kamis (29/8/2019). (Ashari/Paparazziindo.com).

SINJAI, Paparazziindo.com — Sejak Agustus 2019 lalu, infrastruktur jalan di Desa Pulau Harapan, Kecamatan Pulau IX, Kabupaten Sinjai, dikeluhkan warga.

Hal itu dikeluhkan lantaran kondisi jalan yang sangat memprihatinkan atau rusak parah dan luput perhatian Pemerintah Kabupaten. Sebagaimana telah tayang pada media ini berjudul “Infrastruktur di Pulau Kambuno Sinjai Dikeluhkan Warga, Pelayanan Kantor Camat ‘Mati Suri’”, Kamis (29/8/2019) lalu.

Kini setahun telah berlalu, namun fasilitas umum tersebut tak kunjung diperbaiki. Bahkan kondisi jembatan di desa ini mengalami rusak parah, membahayakan warga yang melintas, dan warga kerap menjadi korban jatuh ke laut.

Ketua Himpunan Pemuda Mahasiswa Sinjai Bersatu (HIPMASIB) Kabupaten Sinjai, Hasyim mengatakan, jembatan sudah tidak layak diseberangin lagi. Masyarakat lokal maupun luar daerah yang setiap harinya melintas di jembatan untuk menaiki kapal sewa kerap terjatuh.

“Tiap bulan ada jatuh ke laut. Walaupun sering dilakukan perbaikan secara swadaya oleh warga setempat, namun saja tetap butuh perbaikan yang permanen dari Pemkab,” ucapnya, Jumat (30/10/2020).

Menurut Hasyim, kerusakan jembatan mulai terjadi diakhir Tahun 2019, namun sampai sekarang masih belum ada tanda-tanda perbaikan dari Pemkab Sinjai.

“Bahkan masyarakat sering mengadu kepada Pemerintah Desa, namun dijawab itu adalah kewenangan Pemkab. Mungkin pihak Pemkab bisa turun melihat kondisinya, dimana papan lantai jembatan telah patah-patah berserakan dan tiang penyangganya rapuh,” terangnya.

Hasyim menambahkan bahwa seingatnya, Irwan Suaib selaku Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai yang dikonfirmasi 29 Januari 2020 lalu mengatakan, Pemkab telah merencanakan perbaikan jembatan disamping Kantor Camat Tahun 2021 mendatang dengan menggunakan dana hibah dari pusat.

Namun sampai sekarang, kata Hasyim, hal itu belum ada kabar atau kedatangan dari pihak terkait untuk datang melihat kondisi jembatan di desanya. Bahkan penyampaian ke warga akan rencana itu di tahun depan seolah hanya “Angin” lalu.

Dia pun berharap, dengan melihat keluhan masyarakat Kecamatan Pulau IX, Pemkab Sinjai tidak pura-pura lupa dengan janjinya dan warga pulau butuh keseriusan dalam menindaklanjuti hal tersebut.

“Karena jujur saja, sekarang Kecamatan Pulau IX itu sudah “Dianaktirikan” oleh pemerintah. Sebab diantara 9 Kecamatan di Kabupaten Sinjai, hanya Kecamatan Pulau IX tidak termasuk dalam rencana pembangunan infrastruktur dari pinjaman 185 Milyar Pemkab ke Pemerintah Pusat,” kuncinya.

Hingga berita ini dimuat, Kadis Kominfo dan Persandian Irwan Suaib, dan Camat Syahrul Paesa yang dihubungi berkali-kali via telepon whatsApp belum memberikan tanggapan. (Ash)

 

Facebook Comments