oleh

Gerbang Wisata Batu Pake Gojeng Tak Terawat, Akbar : Sudah 3 Tahun Tidak Pernah Di Cat

-Daerah, News-1.800 views

SINJAI, paparazziindo.com. Tempat wisata Batu Pake Gojeng yang terletak di jalan KH. Ahmad Dahlan Kabupaten Sinjai sungguh suatu wisata alam yang menyejukkan dan memanjakan mata. Selain berada diketinggian Kota Sinjai, juga memiliki taman dan tempat bermain bagi anak-anak.

Namun disayangkan, Batu pake Gojeng yang sejak dulu diketahui sebagai situs sejarah cagar alam di Kabupaten Sinjai ini tidak terawat dengan baik.

Hal ini terlihat pada pintu gerbang yang sudah memudar dan ditumbuhi lumut, begitu juga dengan pintu pagar yang tampak sudah karatan, terlebih pada cat bangunan pos jaga sebelah kiri pintu masuk seakan tidak pernah di sentuh cat, apalagi pintu kamar kecil dalam kondisi rusak.

Padahal tempat wisata Batu Pake Gojeng ini sering dipadati para wisatawan lokal maupun dari luar Kabupaten Sinjai meski harus membayar tiket masuk sebesar 5.000/orang.

Ini tentu sangat disayangkan dan terkesan tidak lagi diperhatikan oleh pihak Dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai.

Salah seorang petugas Pos jaga Batu Pake Gojeng, Akbar yang ditemui Media ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pintu gerbang yang telah berlumut tersebut, sekitar 3 tahun tak dipoles dengan cat.

“Pintu gerbangnya itu pak, seingat saya selama kerja disini, sudah sekitar tiga tahun lebih tidak pernah lagi di cat, begitu juga dengan pintu pagarnya yang sudah karatan dan pos jaga ini pak,” kata Akbar, sembari menunjuk pintu WC yang sudah rusak.

Ditanya kalau diakhir pekan berapa blok karcis yang habis terjual, Akbar yang hanya pegawai honorer menuturkan “biasanya pak kalau di akhir pekan bisa sampai dua blok karcis yang terjual, kalau hari-hari biasa kadang satu blok, tergantung ramainya pengunjung pak,” jawabnya.

Salah seorang pengunjung asal Makassar, Ayu yang juga Mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi di Makassar yang datang berkunjung bersama keluarganya di Batu Pake Gojeng kepada Media ini menuturkan ketidaknyamanan saat hendak mengabadikan foto.

“Sewaktu pertama kami mau masuk pintu gerbang Batu Pake Gojeng, keinginan kami mau selfi di depan pintu masuk, tapi kami batalkan karena latar belakang tulisan pintu gerbang yang berada diatasnya nyaris tidak terbaca lagi, akibat sudah pudar, padahal tulisan di pintu gerbang itu harusnya di percantik dengan warna cat, agar tulisannya jelas,” kesalnya.

Sementara Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai, Yuhadi Samad yang dikonfirmasi via telepon, sabtu (25/8/18) mengatakan bahwa tempat wisata Batu Pake Gojeng tersebut adalah asset pusat Badan Penelitian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Sulawesi Selatan,  tapi pengelolaan wisatanya diserahkan ke Kabupaten

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan koordinasi dengan BPCB Provinsi Sulawesi Selatan, guna melestarikan cagar budaya alam yang ada di Batu Pake Gojeng. Kalau pemeliharaan bangunannya, tahun ini baru kami akan upayakan untuk membenahinya, termasuk mengecat pintu gerbangnya,” tutupnya. (Elang Suganda)

Editor/Ashari

Facebook Comments