oleh

Forum Konsultasi Publik Resmi Dibuka, Wabup Sinjai : Perubahan RPJMD Perlu Diketahui Masyarakat

PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai resmi membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik, Senin, (22/3/2021) di ruang Pola Kantor Bupati Sinjai di Tanassang, Kelurahan Alehanuae Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai.

Mengawali kegiatan, Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib mengemukakan, Forum Konsultasi Publik publik ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh masukan penyempurnaan rancanangan awal perubahan RPJMD tahun 2018-2023,”Jelasnya.

(Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, saat mengawali kegiatan Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJMD 2018-2023, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (22/3/2021)

Sementara itu Wakil Bupati Sinjai, Hj Andi Kartini Ottong, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, dalam sambutan yang dibacakannya, menyampaikan, Forum Konsultasi Publik ini merupakan salah satu tahapan dari rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan dalam proses perubahan RPJMD tahun 2018-2023.

Sebagaimana telah diamanatkan dalam Permendagri nomor 86 tahun 2017 yang menjadi dasar bagi Pemkab untuk melaksanakan revisi terhadap perubahan dokumen perencanaan daerah, khususnya dokumen RPJMD agar dapat menyesuaikan dengan berbagai kebijakan pemerintah dan kondisi terkini yang dapat mempengaruhi pencapaian kinerja yang telah ditetapkan.

Lanjutnya, ada beberapa hal yang mendasari perubahan RPJMD ini, yaitu adanya perubahan kebijakan pemerintah dan kerja situasi dan kondisi aktual yang melibatkan tidak tercapainya target yang telah ditetapkan pada saat RPJMD ditetapkan.

“Perubahan kebijakan yang dimaksud adalah dengan terbitnya Permendagri nomor 90 tahun 2019 terkait dengan perubahan nomenklatur program dan kegiatan serta pemutahirannya yaitu Permendagri nomor 050 tahun 2020 dan PP nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah yang menggantikan Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pengelolaan keuangan daerah,”Bebernya.

dikatakannya, perubahan RPJMD 2018-2023 karena adanya penyesuaian yang diakibatkan kondisi aktual terutama dengan adanya pandemi covid-19 yang berujung pada realokasi dan Refocusing anggaran untuk penanganan covid-19 beserta dampak ekonomi yang ditimbulkan.

“Realokasi anggaran ini tentunya berpengaruh secara signifikan terhadap anggaran yang sedianya dialokasikan untuk membiayai program kegiatan untuk mencapai visi misi dan program unggulan pemda sampai periode tahun 2023 nanti”, Tandasnya.

Meski demikian, dalam rancangan awal perubahan RPJMD ini telah dilakukan perhitungan terhadap pembiayaan pembanguan daerah, juga telah dilakukan reformulasi terhadap permasalahan dan isu strategis rumusan tujuan dan sasaran strategis dan alat kebijakan program dan indikator kerja.

“Semua reformulasi dan kalkulasi telah dilakukan dengan Cermat secara rasional dan telah disesuaikan dengan memperhatikan kemampuan kita untuk tetap mencapai visi misi yang telah dicanangkan,”Tandasnya.

“Jadi perubahan RPJMD ini penting sekali untuk kita ketahui termasuk semua elemen masyarakat, kenapa ? karena kurang lebih tiga tahun pemerintahan dibawah kepemimpinan Pak Bupati Sinjai Andi Seto Asapa bersama saya akan berakhir di tahun 2023, makanya perubahan RPJMD harus diketahui seluruh elemen masyarakat,”Jelasnya.

Untuk itu diharapkan agar seluruh stakeholder perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar bekerja maksimal dan memberikan masukan yang positif melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJMD 2018-2023 ini, demi pembangunan Kabupaten Sinjai yang berkelanjutan,”Kuncinya.

Pantauan Paparazziindo.com pada  Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Sinjai, Muh.Sabir, para Asisten, Kepala OPD, Kabag, Camat Bulupoddo dan Camat Pulau 9, Kepala Bapenda Sinjai Asdar Amal Darmawan, Kepala BPKAD, H. Ratnawati, para Asisten Pemkab Sinjai, Para Kepala OPD dan  akademisi, perwakilan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta forum anak.

(Elang)

Facebook Comments