oleh

DLHK Sinjai Optimis Capai Target PAD Retribusi Sampah 100 Persen di Akhir Tahun

PAPARAZZIINDO.COM – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai pada tahun 2022 ini akan berusaha untuk bisa capai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sampah 100 persen pada akhir tahun 2022 ini, meski diketahui penyesuaian kenaikan retribusi sampah di Sinjai baru dimulai disosialisasikan dan ditarik pada bulan Juli 2022 ini.

Dari tarif Rp. 2.500 menjadi Rp. 5.000 untuk sampah Rumah Tangga (RT), sampah Industri RT yang punya usaha Rp, 10.000, Industri besar (perhotelan) Rp, 25.000 perbulan, Perkantoran dan sekolah juga Rp, 25.000, Toko/ruko Rp, 10 ribu.

Kepala Dinas DLHK SInjai, Ramlan melalui Sekretaris Dinas (Sekdis)nya, Evikasim Noor yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/10/2022) menyampaikan,”Untuk capaian target PAD dari retribusi sampah yang kita kelola pada tahun ini ada kenaikan target PAD sekitar 300 % dari tahun sebelumnya, yang dulunya Rp, 150 juta pertahun kini naik menjadi Rp. 450 juta pada tahun 2022 ini,”ujar Evi.

”Dari kenaikan target PAD retribusi sampah pada tahun ini, kita baru menyesuaikan kenaikan tarif pada bulan juli 2022 ini, yang sebelumnya penarikan iuran retribusi Rp. 2.500 per bulan untuk sampah rumah tangga kini telah naik menjadi Rp. 5.000 setiap bulannya. Meski begitu kita tetap optimis capai target PAD retribusi sampah pada akhir tahun 2022,”ucapnya.

Sedangkan untuk retribusi sampah industri rumah tangga yang memiliki usaha Rp. 10.000/bulan, Industri besar seperti perhotelan tarif retribusi sampahnya dikenakan Rp. 25 ribu perbulannya, sama dengan perkantoran dan sekolah Rp. 25 ribu, kalau untuk Toko atau ruko dikenakan Rp. 10 ribu,”ujar Evi.

Disinggung soal berapa jumlah petugas sampah di DLHK Sinjai, Sekdis DLHK yang dikenal sangat ramah menyampaikan,”petugas sampah termasuk tenaga administerasi, operator dan pengawas ada 201 petugas. Khusus petugas sandong dari jumlah tersebut ada 24 orang, penyapu jalan 116 orang, pemotong rumput 5 orang, sopir mobil truk sampah 10 orang, kernet mobil 24 orang, operator pengawas di TPA 3 orang, mekanik 2 orang, administerasi 3 orang dan pengawas lokasi 10 orang,”ungkapnya.

”Sementara menurut data yang kita terima dari empat Kelurahan, yakni,  di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, tercatat ada sekitar 5 ribu Kepala Keluarga (KK), Kelurahan Biringere 1.834 KK, Kelurahan Balangnipa kurang lebih 2.868 KK, sedangkan di Kelurahan Bongki ada 2.500 KK, jika jumlah KK yang tercatat tersebut dari data Kelurahan dan semuanya bisa memenuhi kewajibannya untuk membayar retribusi sampah setiap bulannya, kalau dikalkulasi bisa mencapai 1,5 Miliar setiap tahunnya,”ungkapnya.

“Kita berharap kedepannya masyarakat Sinjai, yang tercatat dalam data di empat Kelurahan Kecamatan Sinjai, bisa dengan sadar membayar kewajibannya kepada pihak petugas penagih sampah setiap bulannya,”harapnya.

Untuk diketahui retribusi sampah yang diberlakukan di Kabupaten Sinjai, adalah iuran sampah yang paling murah dari seluruh Kabupaten/Kota di Sulsel. (Pz)

Facebook Comments