oleh

DLHK Sinjai Angkut 70 Ton Sampah Dalam Sehari

-News, Pemerintahan-2.069 views

SINJAI, paparazziindo.com.Berbicara mengenai sampah buangan masyarakat. Sejak dulu hingga sekarang, itu tidak akan ada habisnya dari hulu kehilir, selama kita semua masih hidup didunia ini,
setiap orang pasti menghasilkan sampah buangan, baik itu sampah basah atau kering. Hal itu tidak akan lepas dari kita.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai, Arifuddin mengatakan, polemik sampah seputar Kota Sinjai, jika dibicarakan itu tidak ada habisnya. Baik di Kota Makassar atau dimana saja, sebenarnya menjadi tanggung jawab kita semua.

“Sebagai masyarakat, kita sebenarnya belajar membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Mari kita lestarikan lingkungan hidup sehat tanpa sampah berserakan didepan mata kita,” ujarnya saat ditemui Media ini di Kantor Bupati Sinjai usai mengikuti apel pagi, Senin (10/12/18).

Ketika ditanya berapa ton sampah hasil buangan masyarakat setiap orang per harinya yang diangkut Petugas Kebersihan/Pengangkut sampah khusus di Kota Sinjai, mantan Kepala ESDM Sinjai ini menuturkan bahwa sesuai data berjumlah 70 Ton.

“Setiap hari sampah rumahan, toko dan pasar dalam kota Sinjai itu 70 ton dalam seharinya. Setiap orang menghasilkan sampah buangan 0,4 sampai 0,7 Kg perhari perkapita. Jadi kalau kita kalikan dengan jumlah penduduk Sinjai menurut data Dinas Capil Sinjai yang jumlah penduduknya sekitar 252.627 jiwa dikalikan 0,4 Kg dan dikali 365 perkapita/1 tahun, maka berjumlah 36.883,54 ton. Ini belum masuk sampah pemangkasan dan tebangan pohon,” ungkapnya.

Sementara jumlah kendaraan truk pengangkut sampah yang tersedia kata Arifuddin, hanya 9 unit beroperasi mengangkut sampah dalam Kota Sinjai. Itupun 2 kali ret, karena kesembilan armada ini terbagi.

“Kedepannya kami berharap, armada ini bisa ditambah, agar seluruh masyarakat Sinjai bisa terlayani sampai ke Desa. Berharap pula kepada seluruh masyarakat Sinjai, agar bisa memisahkan sampah buangannya dalam tempat, mana sampah basah dan kering.

(Elang Suganda)

Facebook Comments