oleh

Dendam Lama Antara Sepupu Berujung Tragedi Berdarah di Sinjai

SINJAI, PAPARAZZIINDO.COM – Kasus penganiayaan dengan menggunakan sebilah parang di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, yang terjadi Rabu Sore (3/2/2021) menjelang Magrib, yang sempat Viral di Medsos, kini tengah di tangani pihak Kepolisian Resort Sinjai, Polda Sulawesi Selatan.

Kasus penganiayaan yang berujung tragedi berdarah tersebut, dari informasi yang dihimpun Media ini, menyebutkan antara pelaku HS (39), warga jalan Yos Sudarso dan korban HR (39), warga Jalan Kambing, Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara, masih ada hubungan darah, keduanya keluarga (bersepupu).

Tragedi penganiayaan berdarah yang melibatkan mereka berdua, antara sepupu HS dan HR di duga dipicu dendam lama.

Pelaksana tugas (PLT) harian Kasat Reskrim Polres Sinjai, IPDA Yantar, SH, yang di hubungi Paparazziindo.com, Via Telepon WhatsApp, Kamis (4/2/2021), membenarkan kejadian tersebut, telah terjadi kasus penganiyaan di Jalan Yos Sudarso, Rabu sore kemarin, sekitar pukul 17 : 30, jelang Shalat Magrib.

“Awal kejadian pelaku lelaki HS yang masih bersepupu dengan lelaki HR, mendatangi korban HR di rumah keluarganya di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Lappa, dengan membawa senjata tajam jenis parang.

Saat itu korban HR sedang duduk – duduk, tiba – tiba HS langsung mengayunkan parang ke arah leher HR bagian belakang, sehingga korban mengalami luka terbuka,” Ucapnya.

Lanjutnya, HS setelah melakukan pemarangan, sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor, namun naas,  di Jalan Sungai Tangka, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, HS terlibat Laka lantas dengan pengendara motor, Evi Novianti (32), seorang ibu rumah tangga, warga Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Balangnipa.

Sehingga mengakibatkan HS terkapar dan menderita luka robek pada bagian kepala dan di Dahinya, “Jelasnya.

Menurut Yantar, luka yang dialami oleh pelaku HS lebih parah dibanding luka yang dialami HR korban penganiayaan.

“Sampai saat ini, keduanya masih menjalani perawatan di RSUD Sinjai, Korban penganiayaan sudah agak membaik, begitu juga ibu Evi sudah baikan, hanya HS yang dalam Kondisi Kritiis.
Keduanya dalam pengawasan personil Polres Sinjai, di bawah pimpinan Ka SPK II Aiptu Usman,”Tuturnya.

Kami juga telah membuatkan laporan Polisi Model A, (Temuan Polisi) karena mereka berdua belum ada yang melapor, tapi karena ini temuan Polisi, maka kita buatkan LP.

“Dari hasil keterangan warga sekitar, setelah kami turun ke lapangan, mereka berdua adalah keluarga (sepupu), antara Pelaku HS dan Korban HR, memang biasa berkelahi, tapi tidak pernah sampai ke Polisi laporannya, jadi kejadian ini diduga dipicu dendam lama,” Tutupnya.
(Elang)

Facebook Comments