oleh

Daur Ulang Plastik Di Sinjai Hasilkan 20 Juta

-News, Pemerintahan-2.766 views

SINJAI, paparazziindo.com. Memanfaatkan buangan sampah plastik agar tidak beracun dan mencemari lingkungan, maka dilakukan daur ulang, kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai, Arifuddin di ruangan kerjanya, Senin (17/12/18).

Kadis DLHK Sinjai, Drs. Arifuddin. (foto : Elang/paparazzi)

Daur ulang sampah plastik tersebut, kata Arifuddin, dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat Sinjai di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu dan Resue, Reduce, Recyle (TPST3R). Hal ini juga sesuai program Bupati dan Wabup Sinjai dalam layanan Pabiasai.

“Olehnya itu diharapkan partisipasi dan kesadaran seluruh lapisan masyarakat, agar senantiasa tidak membuang sampah plastik diselokan, karena itu sangat mencemarkan lingkungan hidup dalam jangka waktu yang lama,” harapnya.

Jabir, Kepala Pengawas di TPST3R. (foto : Elang/paparazzi)
Proses daur ulang sampah plastik. (foto : Elang/paparazzi)

Ditemui terpisah, Jabir, Kepala Pengawas di TPST3R mengaku kewalahan memilah jenis sampah setiap harinya dalam mendaur ulang.

“Yang kami lakukan disini pak, daur ulang plastik atau mencacah. Hanya saja pekerja disini (TPST3R-red) kewalahan dalam setiap harinya, harus memilah dulu jenis sampah plastik. Jenis sampah plastiknya ada 5 yang kami daur ulang, yakni jenis Pp gelas 2 (kemasaan air gelas, blow putih, blow warna), blow hitam (tempat bedak), Pp injek (pastik bening), Pp putih, dan Pp warna,” ujar Jabir.

Lanjut Jabir mengatakan, dalam mendaur ulang plastik, jenis dan warnanya harus sama, tidak boleh bercampur. Jika bercampur, tidak bisa dijual ke Makassar.

Ketika ditanya berapa kilo sampah plastik yang didaur ulang dalam seharinya dan berapa ton yang telah dijual kembali ke Makassar ?

“Dalam sehari kami cuma bisa daur ulang atau mencacah plastik 350 kilo, karena mesin yang kami pakai sekarang kapasitasnya kecil dan juga tenaga pekerja dan pemilah sampah plastik hanya 6 orang. Sedangkan jumlah sampah plastik yang telah kami jual ke Makassar sejak 9 bulan ini masing-masing 2 ton (2 kali pengiriman) dengan harga 20 juta,” jelasnya.

(Elang/Ash)

Facebook Comments