oleh

Dampak Covid-19, Daya Beli Daging Sapi Di Sinjai Menurun

-Ekobis, News-304 views

SINJAI, Paparazziindo.com — Dampak Covid-19 yang belum juga usai di Indonesia, sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat pada umumnya.

Seperti menurunnya daya beli masyarakat akan Daging Sapi di pasaran dan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, baik jelang pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi, maupun sesudah lebaran.

Demikian diutarakan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sinjai, Drh. H. Aminuddin Zainuddin kepada Paparazziindo saat dihubungi via pesan whatsApp, Sabtu (30/5/2020).

Ia menjelaskan bahwa kondisi sejak masa Covid-19, sapi yang di potong di RPH dalam sehari biasa hanya sekitar dua ekor. Hal tersebut disebabkan masyarakat cenderung beli ikan yang harganya murah, beda sebelum masa Covid-19.

“Dulu sembelum Pandemi Covid-19, sapi yang dipotong di RPH biasanya sekitar 4 hingga 6 Ekor. Sekarang jumlahnya menurun,” ucapnya.

Disinggung soal pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor RPH dimasa Covid-19, apakah bisa mencapai target pada tahun ini?. Aminuddin yang sudah malang melintang menjabat sebagai Kadis Peternakan di Kabupaten Sinjai selama kurang lebih 13 Tahun lamanya, dan kini juga dipercayakan sebagai Plt Kadis Perikanan Sinjai mengaku optimis mencapai target seratus persen.

“Insya Allah akhir tahun kita upayakan capai target seratus persen, kalau asumsi Covid-19 ini bisa dikendalikan pada Juni sampai Juli, dan jumlah pemotongan hewan di RPH kembali normal,” yakinnya.

Sebab, sambungnya, pihaknya mengikuti trend kemampuan konsumen belanja sesuai permintaan. “Alhamdulillah H-2 sebelum perayaan Idul Fitri kemarin, di RPH memotong daging sapi sekitar 20 ekor,” tutupnya.

Untuk diketahui, harga Daging Sapi di pasaran saat ini dikisaran harga Rp.110 Ribu/Kg. Sedang Konro Rp.50 Ribu/Kg, dan untuk bahan Coto Rp.100 Ribu/Kg. (Elang)

Facebook Comments