oleh

Catat, PAD Registrasi – Kartunisasi Ternak 2020 di Disnak Sinjai Capai Rp.524, 32 Juta

PAPARAZZIINDO.CO. SINJAI – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang bersumber dari Sektor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, termasuk bagian salah satu sumber andalan PAD Sinjai.

Tercatat pada tahun 2020 lalu Sektor Peternakan berhasil melampaui target.
Dari target awal Tahuh sebesar Rp 631,9 juta hingga akhir tahun 2020, mencapai Rp 685, 6 juta atau 108,51 persen melebihi target.

Pelaksana Tugas Kepala (PLT) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sinjai drh. Charidjah saat ditemui wartawan, Senin di ruang kerjanya, (08/03/21) mengatakan,”Pendapatan terbesar di sektor Dinas Peternakan ini yakni, dari registrasi atau kartunisasi ternak yang mencapai Rp524,32 juta.

“Realisasi program kartunisasi ternak ini melampaui dari target Rp 500 juta untuk 50 ribu ekor ternak.

“Alhamdulilah dari 50 ribu ekor ternak, target yang kita patok untuk kartunisasi ini, hingga diakhir tahun 2020 lalu tercatat 52.432 ekor ternak atau mencapai 104,86%,”Jelasnya.

Lanjutnya,”Kartunisasi ternak sangat penting bagi masyarakat yang memiliki ternak sapi. Sebab, selain sebagai tanda kepemilikan hewan, kartunisasi ini juga berguna sebagai kartu kontrol kesehatan hewan ternak sapi.

(PLT Kepala Disnakeswan Sinjai, drh. Charidjah)

Dengan kepemilikan kartu ternak memudahkan para peternak untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

“Kartunisasi ini merupakan sumber PAD terbesar di sektor peternakan. Pendapatan ini diperoleh dari Rp10 ribu per ekor ternak sapi per tahun,” ungkapnya.

Sementara untuk pendapatan lainnya, diperoleh dari pemeriksaan pengeluaran dan ternak keluar daerah sebesar Rp20 juta, retribusi rumah potong hewan Rp26 juta.

Sedangkan retribusi penjualan produksi usaha daerah yang meliputi penjualan induk ayam afkir, penjualan DOC dan penjualan sapi perah, mencapai PAD sebesar Rp,114,84 juta,”Tutupnya.

(Hms Kominfo – Red)

Facebook Comments