oleh

Berutang 13 M Iuran BPJS Kes Hingga Agustus, Ini Penjelasan Kepala BPKAD Sinjai

Sinjai, paparazziindo.com. 114.072 jiwa yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai terhitung januari hingga agustus 2018 belum dibayarkan atau berutang sekitar 13 milyar

Hal ini diutarakan Kepala BPJS Sinjai, Abd. Jabbar saat ditemui pada ruang kerjanya, senin (6/8/18). Jabbar menuturkan jika Pemda Sinjai yang telah melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan BPJS Kesehatan Cabang Watampone telah disurati terkait tagihan iuran tersebut, namun belum terealisasi seratus persen.

“Kami sudah menyurati Pemkab Sinjai tertanggal 1 agustus untuk jumlah biaya yang harus dilunasi, namun hingga kini, hanya untuk bulan januari sampai dengan maret¬†saja yang sudah direalisasikan, itupun tersisa 39.445.000 juta yang belum terbayarkan,” jelas Jabbar.

Lanjut ia tambahkan, ketika pada anggaran perubahan, Pemkab Sinjai tidak menganggarkan peserta yang dijaminkan, maka secara otomatis kerjasama itu akan kami hentikan.

“Ini jelas tergantung dari kebijakan Pemkab Sinjai, kami dari BPJS tidak ada masalah, ketika Pemkab mau stop, ya kami stop dan kalau mau lanjut, ya kami lanjutkan kerjasamanya.” tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Sinjai, Hj. Ratna yang dikonfirmasi melalui via telepon mengungkapkan bahwa tagihan iuran tersebut akan dibayarkan pada anggaran perubahan karena kalau tidak bentuk utang, itu akan menyalahi Undang-Undang yang berlaku.

“Insya Allah, di anggaran perubahan, kami akan usahakan pembayarannya sampai bulan desember,” ungkap Ratna. (Anto)

Editor/Ashari

Facebook Comments