oleh

Berkat Upaya Bupati Sinjai, Program Bantuan Bedah Rumah di Sinjai Terlaksana

PAPARAZZIINDO.COM. SINJAI – Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa bersama Wakilnya Andi KartinI Ottong, untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Panrita Kitta (Kabupaten Sinjai) sesuai Visi-misi.

Terbukti dari target yang dicanangkan Bupati Sinjai, pada program bedah rumah untuk masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni, dalam kurung waktu tiga tahun yakni, dari tahun 2019 hingga 2021 ini, sudah ada sekitar 1000 unit rumah di Sinjai yang telah mendapatkan bantuan bedah rumah.

Hal ini seperti dikatakan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sinjai, Muhammad Irvan saat ditemui Paparazziindo.com di ruang kerjanya, Rabu (23/6/2021).

Dijelaskannya,”Pada Progam Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) atau biasa disebut bedah rumah, pada tahun 2021 ini, pekerjaan untuk tahap pertama sementara terlaksana sekarang dan dimulai dengan 14 Unit yang tersebar di tiga Kelurahan pada satu Kecamatan di Sinjai Utara Kabupaten Sinjai, yakni di Kelurahan Bongki 4 Unit, Kelurahan Lappa 5 Unit dan 5 Unit di Biringere.

“Program BSRS Tahun anggaran 2021 ini murni bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Hal ini semua berkat upaya Bapak Bupati Sinjai yang mengusulkan ke Pemerintah Pusat,” Ujarnya.

Adapun kriterianya bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan bedah rumah ini, ada enam kriteria, yaitu,

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berkeluarga.
2. Mempunyai alas hak yang sah.
3. Menempati rumah tinggal satu-satunya dan tidak layak huni.
4. Belum pernah mendapatkan bantuan sejenis BSRS.
5. Mempunyai pendapatan dibawah upah minimum provinsi.
6. Mampu berswadaya dan bersedia tanggung renteng (Saling membantu sesama kelompok).

“Dalam satu kelompok lanjut Irvan, minimal kelompok jumlahnya 15 orang, dalam satu kelompok ada Ketua, sekertaris dan bendahara,” Katanya.

“Total pagu anggarannya untuk 59 Unit rumah yang akan dikerjakan, sebesar Rp, 1 Miliar 242 juta seratus ribu, dengan upah tukang per satu unit rumah Rp, 2,5 Juta dan untuk bahannya Rp, 17.500.000/unitnya.

Pekerjaannya bertahap begitu juga dengan anggarannya, tidak satu kali, anggarannya pun langsung masuk ke rekening masing-masing, tidak melalui kami (Dinas Perkimtan-Red).

(Elang)

Facebook Comments