oleh

Kabid Humas Polda : Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88 di Makassar

PAPARAZZIINDO.COM. MAKASSAR – Terduga teroris yang ditembak Densus 88 di Kecamatan Biringkanaya, Makassar ternyata mantan narapidana teroris. Dimana, MT merupakan pelaku pelemparan bom ke Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) 2012 silam.

Insiden itu terjadi pada 11 November 2012 lalu saat Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sulsel ini sedang memberikan kata sambutan pada kegiatan jalan bersama, sebagai rangkaian pelaksanaan HUT Golkar Makassar.

“MT ini mantan atau eks napiter (narapidana teroris),” Kata Kabid Humas Polda Sulsel, E Zulpan kepada wartawan di TKP di Jl Mannuruki III Kel.Sudiang Kec.Biringkanaya Kota Makassar,, Kamis (15/4/2021) Siang.

Dimana, MT sudah menjalani hukuman penjara selama 3 tahun lamanya dan dinyatakan bebas pada 2016 silam.

“Pelaku ditangkap dan menjalani persidangan hingga di vonis 3 tahun penjara. Namun, setelah bebas ia belum tobat malah kembali bergabung dengan Rizaldi yang ditangkap sebelumnya. Ini merupakan jaringan Villa Mutiara,” pungkasnya.

Sebelumnya, 1 terduga teroris di Makassar ditembak mati. Terduga berinisial MT warga Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan membenarkan kejadian tersebut. Dimana, terduga teroris merupakan pengembangan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral beberapa waktu lalu.

“Tim Densus 88 dibackup Polda Sulsel hendak melakukan pengembangan aksi bom bunuh diri di pintu Gerbang Gereja Katedral Makassar lalu, namun terduga teroris yang hendak ditangkap melakukan perlawanan dan cukup membahayakan keselamatan petugas, maka dilakukan tindak tegas terukur,” Ungkapnya.

Kata dia, petugas sempat memberikan peringatan, namun terduga teroris MT tetap saja melakukan perlawanan.

“Terduga teroris saat melakukan perlawanan menggunakan dua parang panjang. Di kedua tangannya ada parang panjang yang digunakan hendak melakukan perlawanan dan menyerang petugas sehingga dilumpuhkan dan dinyatakan meninggal dunia,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, selain melumpuhkan terduga teroris, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya lima parang panjang dan lainnya.

“Sejumlah barang bukti telah diamankan. Saat ini tengah dilakukan sterilisasi TKP,” jelasnya. (Humas Polda Sulsel).

Facebook Comments