oleh

1.220 Ton Beras Di Bulog Sinjai Mengendap Akibat BPNT

-Ekobis, News-2.891 views

SINJAI, paparazziindo.com. Sejak diterapkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Pemerintah dengan menghapuskan program bantuan Beras Masyarakat Miskin (Raskin) atau Beras Sejahtera (Rastra), ratusan ton beras di Perum Bulog mengendap.

“Sejak Raskin atau Rastra diganti bantuan non tunai beberapa bulan lalu, secara otomatis tak ada penyaluran beras dari Bulog. Akibatnya, beras yang ada di gudang kami mengendap. Jumlahnya 1.220 Ton pak, dan itu stok yang ada sekarang,” beber Abdul Asis, Kepala Gudang Bulog Kabupaten Sinjai yang ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (20/12/18).

Lanjut dikatakan bahwa pihaknya terus melakukan penyerapan beras.

“Jadi selama ini sudah tidak ada lagi kegiatan di gudang ini. Sementara kami terus diperintahkan melakukan penyerapan, tapi tidak ada penyaluran. Yang jadi masalah kalau gudang kami sudah penuh, tidak mungkin lagi melakukan penyerapan beras, tempatnya sudah tidak ada,” terangnya.

Dari fakta dan pantauan Media ini di lapangan, tidak ada aktivitas penyaluran beras. Dilain sisi, beras yang tersimpan di gudang Bulog Sinjai membutuhkan perawatan. Jika sampai tidak tersalurkan lebih dari 6 bulan, maka dipastikan kualitas beras berkurang bahkan rusak.

Hal ini tentu bertentangan dengan filosofi dasar pembentukan BUMN yang dituntut untuk memberikan sumbangsih keuntungan kepada Negara dan menggerakkan roda perekonomian.

(Elang/Ash)

Facebook Comments