Siswa Siswi SDN 193 Pertaruhkan Nyawanya Demi Menuntut Ilmu

oleh -939 views

Sinjai, paparazziindo.com. Anak Bangsa Negeri Indonesia ini sedikitpun tak gentar pertaruhkan nyawanya demi menuntut ilmu di SDN 193 Desa Sukamaju, meski harus menyeberangi arus sungai yang deras dari kampung Bandang ke kampung Jenna Tempat mereka sekolah.

Siapa sangka di zaman sekarang ini masih ada desa dibelahan bumi “Panrita Kitta” Kabupaten Sinjai yang infrastruktur jalan dan jembatannya tertinggal jauh dari derap pembangunan, seperti halnya yang terjadi di Dusun Banua Desa Sukamaju Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai.

Alih-alih pembangunan desa diharapkan merata disegala bidang, tetapi faktanya sangat memiriskan hati dengan kondisi yang dialami anak bangsa Negeri ini, tatkala berangkat dan pulang sekolah setiap hari harus mempertaruhkan nyawanya untuk menyeberangi Sungai Kambuno tanpa jembatan maupun perahu demi menuntut ilmu.

Seperti kata pepatah “tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina” bak seperti inilah yang dialami siswa siswi SDN 193, menuntut ilmu di kampung sendiri bagai menyeberang ke Negeri Jiran.

Kejadian dan kondisi memiriskan ini dengan cepat disikapi Sekkab Sinjai, Akbar Mukmin dengan turun langsung meninjau lokasi tersebut bersama Danramil Sinjai Selatan

Akbar mengatakan dihadapan warga dan rekan-rekan media bahwa ini adalah tanggung jawab moril Pemerintah Kabupaten, ini harus segara dibuatkan jembatan, tidak bisa ditunda lagi demi keselamatan penerus bangsa dan umumnya masyarakat setempat.

“Kami sudah berkordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi, agar dianggarkan di APBN 2019 untuk pembangunan jembatan, sementara ini sudah diukur dan diperkirakan pembangunan jembatan dengan panjang 30 meter, lebar 5 meter, tinggi jembatan 4 meter serta penambahan pembangunan talud kiri kanan agar tidak terjadi longsor,” terangnya, selasa (29/5/18).

Sementara itu, ketika ditemui pada ruang kerjanya (30/5/18), Akbar Mukmin menuturkan jika dalam waktu dekat ini, lokasi tersebut akan dibangun sebuah jembatan gantung sementara. (Elang Suganda)

Editor : Ashari

Facebook Comments