PDAM Sinjai Merugi, Plt. Bupati Lunasi Tunggakan Biaya Beban Airnya

oleh -1.260 views

Sinjai, paparazziindo.com. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sinjai, sejak dua tahun terakhir ini masih merugi disebabkan beberapa pelanggan air minum di Kabupaten Sinjai yang belum melunasi tunggakan airnya.

Tidak tanggung-tanggung tunggakan air Pam pelanggan berkisar kurang lebih 1 milyar, dimana jumlah tunggakan pelanggan bervariasi, ada yang menunggak dua tahun, enam bulan, lima dan tiga bulan belum terbayar. Meski demikian, Dirut PDAM Sinjai, Suratman beserta seluruh staf tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan Air pam di Sinjai demi kenyamanan dan kepuasan pelanggan.

Hal ini mengemuka saat jurnalis media paparazziindo.com menemui Dirut PDAM Sinjai di Ruang Kerjanya, selasa (5/6/18).

Suratman yang sejak 20 tahun lebih mengabdikan dirinya di PDAM Sinjai, sebelum ditunjuk sebagai Dirut menggantikan H. Junaid yang pensiun berapa tahun lalu mengatakan bahwa kehadirannya di PDAM Sinjai tiada lain sebagai pelayan masyarakat dan perpanjangan tangan dari kebijakan Bupati, apapun yang dilakukan sepenuhnya untuk kepuasan pelanggan Air Pam Sinjai.

“Nafas PDAM sesungguhnya ada ditangan pelanggan, kalau pelanggan air minum tidak ada yang berlangganan, bagaimana PDAM bisa berjalan. Jadi keliru ketika ada yang mengatakan PDAM tidak melayani pelanggan untuk menyuplai air minum, justru kami selalu berupaya bagaimana menyuplai air pam kesemua pelanggan,” ujarnya.

Lanjut Suratman menjelaskan, “jika ditubuh PDAM Sinjai sering terjadi masalah ketika suplai mata air dari Sungai Tangka mengalami pendangkalan yang berakibat air yang diterima pelanggan menjadi keruh, sehingga memerlukan waktu untuk penjernihan dan pada ujungnya suplai airpun mengalami gangguan kemacetan, tetapi terkadang pelanggan tidak mau tahu itu, apa masalahnya dan mereka harus tetap dilayani,” terangnya.

Ketika disinggung soal tunggakan air pam pelanggan, Suratman mengungkapkan, “ini juga sebahagian besar dari masalah kami, soal tunggakan air pam pelanggan sejak dua tahun terakhir ini PDAM masih merugi, akibat tunggakan yang tersisa berkisar 1 milyar lebih. Untuk itu, kami berharap kesadaran masyarakat untuk segera membayar tunggakannya,” ungkapnya.

Seperti halnya Plt. Bupati Sinjai, H. A. Fajar Yanwar, “tidak menahu soal tunggakan biaya beban air di Pabrik Esnya yang sudah dua tahun lalu tidak produksi lagi, akan tetapi telah melunasi kwitansi tagihan biaya bebannya, pakai tidak pakai, itu kewajiban untuk membayarnya karena masih tercatat sebagai pelanggan PDAM. Ini suatu contoh luar biasa yang dilakukan pak Plt. Bupati,” tutupnya. (Elang Suganda).

Editor : Ashari.

Facebook Comments