Aneh, Pejabat Baru UPT Samsat Gowa Andi Hasni Tetap Laksanakan Tugas Tanpa SK

oleh -1.285 views

PAPAPARAZZI – Pasca pelantikan 193 pejabat Eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 29 April 2019 lalu oleh Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Pola Kantor Gubernur masih menuai sorotan publik.

Pasalnya, pelantikan pejabat tersebut secepatnya akan dievaluasi kembali setelah mendapat rekomendasi dan hasil konsultasi dari tim Kemendagri, Menpan RB dan KASN.


Pejabat baru Ka. Samsat Gowa, Andi Hasni. (foto : Elang/Paparazzi).

Hal ini disampaikan Gubernur saat konferensi pers di ruang pimpinan baru-baru ini. “Kami sementara lakukan secepatnya evaluasi untuk ini,” kata Nurdin Abdullah dihadapan Wartawan

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, salah satu pejabat yang baru saja dilantik sebagai Kepala UPT Wilayah Samsat Gowa Sulsel, Andi Hasni Zainal tetap melaksanakan tugas, meski belum mengantongi Surat Keputusan (SK) dari BKD Sulsel sebagai dasar kewenangan melaksanakan tugas pada jabatan baru.

Sekaitan hal itu, Andi Hasni saat dikonfirmasi Paparazzi di ruang kerjanya, Rabu (8/5/2019) seputar tugas dan tanggung jawabnya pada posisi jabatan barunya pasca dilantik 29 April lalu mengatakan, tetap melaksanakan tugas baru sebagai bawahan.

“Sejak saya sudah dilantik oleh Wagub, sebagai bawahan harus tunduk sama pimpinan dan tetap melaksanakan tugas baru sampai hari ini. Apalagi pada jabatan di Samsat ini pak, pelayanan harus tetap berjalan, jadi kita tetap melaksanakan tugas sesuai perintah pimpinan,” ujarnya.

Ketika ditanya, apakah ibu melaksanakan tugas sebagai kepala UPT Samsat Gowa sudah menerima SK sebagai dasar kewenangan jabatan?. Mantan Kasi Pelayanan Samsat Maros yang dekat dengan kalangan Wartawan ini mengatakan belum menerima SK. “Kalau SK secara kolektif kami yang dilantik belum menerima, tapi pada waktu dilantik dan disumpah, itulah dasar kami melaksanakan tugas, saat nama dan jabatan disebutkan untuk melaksanakan tugas pada jabatan baru pak,” ucapnya.

“Mengenai SK, yah nanti menyusul, tapi semuanya kembali ke pimpinan. Kita sebagai bawahan hanya melaksanakan tugas, apapun hasilnya nanti kita terima. Yang pasti kami akan bekerja sesuai kompetensi dan menjalankan amanah,” tambahnya.

Sementara pejabat baru Kasi Penetapan Samsat Gowa, Andi Sundari mantan Kasi Pendataan Samsat Bulukumba yang juga ikut dilantik dan dimutasi ke Samsat Gowa ditemui terpisah di ruang kerjanya mengatakan, belum menerima SK.

“Sebagai pejabat baru yang ditunjuk pimpinan di Samsat Gowa ini, sebagai bawahan harus melaksanakan tugas, apalagi tugas kita ini pak tidak bisa menunggu, sebab berkaitan langsung dengan masyarakat dalam hal pelayanan pajak kendaraan bermotor, berkas harus tetap saya tanda tangani agar pelayanan berjalan di Samsat pak,” ucapnya.

“Mengenai SK, kami juga belum tahu, tergantung pimpinan bagaimana nanti hasilnya, apakah kita akan tetap disini (Samsat Gowa-red) atau kembali ke Bulukumba, kita siap menerimanya,” tutupnya sambil berlalu kaluar ruangannya.

Lain lagi salah seorang ASN yang minta tidak disebutkan jati dirinya kepada Paparazzi menuturkan keanehan yang terjadi. “Apakah hal ini tidak aneh ya pak, seorang pejabat yang menjabat pada jabatan baru tanpa SK sebagai dasar kewenangannya menjabat?, karena sesuai aturan administrasi yang kita ketahui, harusnya ada SK dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD),” ujarnya.

Redaksi





Facebook Comments