Akibat Musim Hujan, 6 Buah Pompa Celup Tertimbun Lumpur, Suratman : Maaf, Layanan Air Sementara Tak Mengalir

oleh -167 views

PAPARAZZI – Musim hujan yang mengguyur berapa hari hingga tadi malam, mengakibatkan kondisi air baku PDAM Kabupaten Sinjai, Sulsel yang berasal dari Sungai Tangka kembali bermasalah.

Sedimentasi padat di area pompa mencapai 2 meter, sehingga 6 buah pompa celup submarcible dan 6 buah pompa centrifugal darat serta clepnta tertimbun lumpur.

Hal ini disampaikan Dirut PDAM Sinjai, Suratman kepada Paparazzi menjelang Magrib di lokasi pompa air baku pinggir Sungai Tangka, Selasa (11/6/2019). “Akibat kondisi ini, kami minta kepada seluruh pelanggan PDAM yang sementara waktu bersabar atas ketidaknyamanan ini, karena disribusi air bersih sampai 3 hari kedepan tidak mengalir. Oleh sebab ini, kami melakukan penanggulangan dan upaya perbaikan agar pompa produksi bagus kembali,” ungkapnya.

Upaya yang dilakukan, lanjut Suratman, tetap terkendali dengan cara maintenance pengurasan lumpur clep pompa di dasar air. Dan itu dilakukan dengan sistem menyelam, sehingga untuk sementara waktu pipa induk transmisi pompa air baku kepengolahan air harus dimatikan total untuk perbaikan pipa induk.

“Kejadian ini telah kami laporkan ke Bapak Bupati, bahkan beliau juga tadi siang turun langsung ke lokasi untuk menyaksikan dan tadi Bupati meminta kepada kami agar kerusakan ini bisa segera diatasi dengan cepat dalam tempo 1 hari, karena kasihan kepada masyarakat tidak memperoleh air bersih, pinta Bupati. Namun hal itu sulit kami lakukan, sebab distribusi air bersih bisa kembali normal setelah 3 hari,” terangnya.

“Kalau perbaikannya bisa kita selesaikan 1 x 24 jam, tapi distribusi air dalam pipa butuh waktu penyesuaian setelah kosong diisi oleh udara. Jadi sekali lagi kami harap kepada seluruh pelanggan bisa memahami kondisi ini dan bersabar hingga pelayanan kembali normal,” tambahnya.

Hingga berita ini anda baca, pihak PDAM masih sementara melakukan perbaikan demi normalnya kembali distribusi air bersih kepada masyarakat Sinjai.

Elang Suganda

Facebook Comments